LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Kaos Bergambar Jokowi Dibakar, TKD Jatim Makin Tertantang Kuasai Madura

Video pembakaran spanduk dan kaos bergambar Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin beredar di media sosial (Medsos), Youtube dan Grup WhatsApp, sejak Rabu (27/2) pagi. Diduga, peristiwa itu terjadi di Monumen Trunojoyo, Sampang, Madura.

2019-02-27 16:57:41
Jokowi
Advertisement

Video pembakaran spanduk dan kaos bergambar Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin beredar di media sosial (Medsos), Youtube dan Grup WhatsApp, sejak Rabu (27/2) pagi. Diduga, peristiwa itu terjadi di Monumen Trunojoyo, Sampang, Madura.

Sebelum melakukan pembakaran, dalam video tersebut, sejumlah pemuda terlihat menyobek spanduk dan kaos bergambar Capres-Cawapres 01 di tengah jalan. Mereka juga berteriak-terikan memaki Capres petahana tersebut.

Terkait peristiwa ini, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf untuk wilayah Jawa Timur, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin justru mengaku, pihaknya makin tertantang untuk menguasai empat kabupaten di Madura, yang pada Pilpres 2014 silam memenangkan Prabowo Subianto.

Advertisement

"Kami tidak takut dengan aksi-aksi provokasi. Justru malah semangat untuk membalik keadaan di Madura. Kami tidak akan ikut cara-cara kekerasan seperti itu," tegas Machfud dikonfirmasi wartawan di Surabaya.

Selain itu, Machfud menegaskan, pihaknya akan segera mengambil tindakan melalui jalur hukum. "Tim sedang melihat opsi-opsi jalur hukumnya," tegasnya.

Namun, mantan Kapolda Jawa Timur ini tetap mengimbau kepada seluruh pendukung Paslon 01 di Pulau Garam -julukan Pulau Madura- untuk tidak terpancing dan melakukan pembalasan.

Advertisement

Menurutnya, aksi anarkis sejumlah pemuda ini merupakan reaksi atas beralihnya sejumlah dukungan dari Prabowo ke Jokowi di Madura, yang selama ini menjadi basis Capres 02 tersebut.

Karena berdasarkan pemetaan TKD Jawa Timur, klaim Machfud, banyak masyarakat di Madura yang beralih mendukung Jokowi-Ma’ruf, khususnya di Bangkalan dan Sampang.

"Kemudian mulai menjalar ke Pamekasan dan Sumenep. Potensi suara Prabowo bakal tergerus besar-besaran, akhirnya muncul aksi anarkis itu. Ada semacam ketakutan kalah, lalu membuat tindakan yang menakuti," tandasnya.

Baca juga:
KPU Bagi Zona Kampanye jadi 2 Bagian, Diundi Pekan Depan
Cegah Kecurangan Pilpres, Kubu Prabowo Minta KPU Buka Data WNA yang Punya e-KTP
PKS dan FPI Rapatkan Barisan Menangkan Prabowo-Sandiaga
Kemendagri Pastikan WNA Tidak Punya Hak Pilih di Pemilu 2019
KPU Tambahkan Media Online untuk Iklan Kampanye Peserta Pemilu
Jokowi Soal Fitnah Tak Ada Azan: Logikanya Tidak Masuk Tapi 9 Juta Orang Percaya
RSUD Bayu Asih Purwakarta Siapkan Ruangan Khusus untuk Caleg Stres

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.