LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Kampanye di Boyolali, Prabowo ingatkan pendukungnya tak jumawa

"Saya meminta kepada seluruh pendukung, jangan terpancing bila ada pihak-pihak yang memprovokasi."

2014-06-26 17:02:01
Prabowo-Hatta
Advertisement

Calon Presiden Prabowo Subianto menutup kampanye terbuka di Boyolali, Kamis (26/6) sekitar pukul 16.00 WIB. Kampanye itu diakhiri dengan aksi seniman lokal Cak Dhikin nyanyi bareng dengan Prabowo.

Pantauan merdeka.com, Kamis (26/6), dari atas panggung Prabowo tampak menikmati lagu-lagu dangdut yang dinyanyikan bareng dengan Cak Dhikin. Sesekali, dia juga berjoget hingga akhirnya tubuhnya dipanggul oleh massa pendukung partai koalisi Merah Putih.

Sebelum menutup kampanye di Boyolali, Prabowo mengatakan, bila pemilihan presiden kini semakin dekat yakni hanya menyisakan 13 hari lagi. Dengan semakin dekatnya waktu pemilu, maka dia meminta kepada seluruh warga agar cermat dalam menentukan pilihannya.

Selain itu, dia juga meminta kepada para pendukungnya agar tidak jumawa bila dia kelak terpilih menjadi presiden mengalahkan Jokowi di pilpres.

"Saya meminta kepada seluruh pendukung, jangan terpancing bila ada pihak-pihak yang memprovokasi. Saya juga minta tidak boleh jumawa tidak boleh adigang adigung adiguna dan ojo dumeh," kata dia.

Dia menegaskan, kini banyak orang yang ingin memecah belah pendukungnya dengan melakukan sejumlah aksi provokasi.

"Untuk itu, kita harus berhati-hati. Saya tekankan karena negara kita terkaya kelima di dunia dari segi sumber daya alam, maka hal itu justru membuat kekuatan asing selalu mengadu domba dan memecah belah kita," ujar dia.

Sementara itu, Anggota Dewan Penasihat tim pemenangan Prabowo - Hatta, Hidayat Nurwahid juga mengimbau kepada simpatisan Prabowo - Hatta di daerah jangan terprovokasi dengan pihak-pihak tertentu. Dia menilai, beredarnya Tabloid Obor Rakyat kini juga menjadi alat propaganda yang mampu memecah belah pendukungnya.

"Saya kira kita harus mewaspadai orang-orang yang berusaha memecah belah dan mengadu domba kita. Kami akan mengamankan kemenangan di akar rumput. Kami minta kasus Tabloid Obor itu diusut tuntas," jelas dia.

Baca juga:
Surya Paloh tak akan pecat kader NasDem dukung Prabowo-Hatta
Survei LIPI: Jokowi-JK 43 persen, Prabowo-Hatta 34 persen
Kampanyekan Prabowo, Amien Rais singgung masalah Freeport
Kampanye di Pontianak, Hatta disambut lagu Indonesia bangkit
Antusiasme warga Boyolali sambut kedatangan Prabowo

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.