LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Kalimat paling seru debat Rocky Gerung vs Adian Napitupulu

Capres Jokowi dan Prabowo berpidato di tempat berbeda mengeluarkan metafora dalam berbahasa inggris. Jokowi mengucapkan istilah 'winter is coming' untuk menggambarkan kondisi dunia. Sedangkan capres Prabowo Subianto mengucapkan 'make Indonesia great again'.

2018-10-17 06:00:00
Adian Napitupulu
Advertisement

Beberapa waktu lalu capres Jokowi dan Prabowo berpidato di tempat berbeda mengeluarkan metafora dalam berbahasa inggris. Jokowi mengucapkan istilah 'winter is coming' untuk menggambarkan kondisi dunia. Sedangkan capres Prabowo Subianto mengucapkan 'make Indonesia great again'.

Istilah dalam pidato kedua capres ini memicu perdebatan seru antara pengamat politik Rocky Gerung dan politisi PDIP Adian Napitupulu, pada sebuah acara di Tv swasta. Berikut rangkuman debat Rocky vs Adian:

Advertisement

Jokowi tidak paham winter is coming

Pengamat politik Rocky Gerung menilai Jokowi sebenarnya tidak memahami maksud dari pidato yang disampaikan di forum internasional, sehingga mantan wali kota Solo itu menjelaskan kembali pada acara Dies Natalis. Menurutnya Jokowi dipaksa untuk membacakan teks yang dia tidak pahami mengenai winter is coming.

"Keliatannya Jokowi nggak ngerti kenapa dia harus ucapkan winter is coming. Sehingga dia harus menjelaskan. Ngapain dia menjelaskan, winter dengan sendirinya begitu. Jokowi dipaksa untuk membacakan teks itu yang sebetulnya tidak dia pahami apa winter is coming. Dia mesti menjelaskan sendiri artinya, dia ragu apa yang diucapkan makanya diulangi kembali," kata Rocky.

Advertisement

Jokowi ingin sampaikan jangan serakah

Politisi PDIP Adian Napitupulu menanggapi pernyataan Rocky Gerung yang menyebut Jokowi tak paham dengan teks pidatonya. Adian mengatakan inti dari isi pidato itu Jokowi ingin menyampaikan bahwa jangan serakah dalam segi apa pun. Menurut Adian, pidato di forum internasional yang kemudian disampaikan lagi di acara lain memang terkait dengan kondisi negara saat ini. Pidato Jokowi pun disambut baik di dua acara berbeda tersebut.

"Apa yang disampaikan dalam forum internasional itu bisa menyambung dengan kondisi sekarang. Subtansinya apa? Jangan serakah. Serakah tidak akan bermuara kepada kesejahteraan. Dan itu dia lakukan, anaknya tidak meminta proyek, bagi saya sangat hebat. Dia tidak hanya bicara tapi mengerjakan melakukan apa yang dia katakan," ujar Adian.

Pernyataan Prabowo telat dan plagiat

Pada saat pidato di sebuah acara, capres Prabowo Subianto menyerukan slogan 'make Indonesia great again'. Slogan itu ramai menjadi perbincangan berbagai kalangan.

Politisi PDIP Adian Napitupulu turut mengomentari pernyataan capres nomor urut 02 itu. Menurutnya pernyataan yang disampaikan Prabowo itu telat karena 5 tahun lalu Indonesia hebat telah dipakai oleh kubu Jokowi. Selain itu, pernyataan Prabowo juga plagiat Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

"Pernyataan Prabowo itu telat karena 5 tahun lalu kita sudah pakai. Sudah telat itu plagiat. Karena Donlad Trump dan Reagen menyampaikan hal yang sama dulu. Hebatnya di mana pernyataan itu? Kalau soal tanah, kontrak karya zaman Soeharto mertuanya Prabowo, itu totalnya dua juta hektare. Kalau bicara siapa yang bagi-bagi tanah ya mertuanya sendiri. Sebenarnya dia sedang menyindir mertuanya mungkin," kata Adian.

Prabowo konsisten singgung soal kebijakan ekonomi

Dalam pidatonya beberapa waktu lalu, capres Prabowo Subianto menyebut istilah ekonomi saat ini adalah ekonomi kebodohan atau the economics of stupidity. Pengamat politik Rocky Gerung menyatakan istilah yang disampaikan itu merupakan khas dari Prabowo. Prabowo selalu konsiten mempersoalkan kebijakan ekonomi.

"Economics of stupidity itu khas Prabowo, yang konsisten untuk mempersoalkan kebijakan ekonomi. Saya ngga tau dapat dari mana keterangan itu. Seingat saya Bill Clinton menyampaikan itu dalam konteks lain, jadi masalah dari pemilu adalah ekonomi. Yang jadi kontroversi sekarang kenapa harus pakai tema asing," ujarnya.

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.