LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Kadernya dibunuh, PNA tolak hadiri ikrar damai pemilu di Aceh

PNA menilai adanya ketidakadilan dalam penegakan hukum terhadap kasus kekerasan yang menimpa kadernya.

2014-02-07 10:49:57
Pemilu 2014
Advertisement

Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasional Aceh (DPP PNA) yang kerap mendapat teror selama ini menolak hadir pada deklarasi pemilu damai, Jumat (7/2) di Mapolda Aceh. Agenda ini diinisiasi oleh Polisi Daerah (Polda) Aceh bekerjasama dengan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh.

Ketua DPP PNA, Irwansyah kepada wartawan mengatakan, pada dasarnya PNA sangat mendukung dan memberikan apresiasi atas inisiasi Kapolda Aceh tentang Ikrar Pemilu Damai di Aceh. Namun PNA tidak dapat menghadiri acara tersebut karena sedang berduka.

"Keluarga Besar Partai Nasional Aceh sedang melayat ke rumah M Juwanis (Ketua DPK PNA Kecamatan Kuta Makmur) yang meninggal dunia akibat kekerasan yang diduga kuat dilakukan oleh kader Partai Aceh di Kabupaten Aceh Utara," kata Irwansyah.

Dia menegaskan, Ikrar Pemilu Damai yang diselenggarakan itu juga tidak menjawab substansi permasalahan kekerasan politik yang menimpa kader-kader PNA yang terus berlangsung di lapangan. Irwansyah menilai pihak kepolisian belum melakukan tindakan nyata, tegas dan melakukan pengusutan yang tuntas terhadap fakta–fakta kekerasan politik yang sudah terungkap dengan jelas dan diketahui publik secara umum.

"Kita melihat kepolisian tidak berusaha mengungkap dalang dan pemberi perintah terhadap kekerasan-kekerasan politik yang terjadi sejak Pilkada 2011 lalu hingga hari ini," tegasnya.

Dikatakannya, PNA menilai adanya ketidakadilan dalam penegakan hukum, di mana kasus-kasus yang menimpa partai dan kader PNA tidak ditangani dengan baik, sementara kasus yang menimpa partai lain dengan sangat cepat diproses.

Baca juga:
Buang bendera Partai Aceh, kader PNA dihajar
Terjaring razia, wanita nonmuslim di Aceh diminta pakai jilbab
Gelar razia, Satpol PP Aceh minta wanita nonmuslim pakai jilbab
Kisah Asiah Uzia, pejuang HAM Aceh yang kini menjadi caleg
Tak terima ditilang, anggota POM AD Aceh pukul kadis perhubungan

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.