LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Kader Tak Dukung Purnomo-Teguh, DPC PDIP Solo Belum akan Keluarkan Sanksi

Sejumlah kader DPC PDIP Kota Solo diketahui mbalelo, alias tidak satu suara mendukung pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa dalam Pilkada 2020. Meskipun keputusan DPC mengusung kedua bakal calon tersebut sudah melalui mekanisme yang berlaku.

2020-01-09 21:27:00
Pilkada Solo
Advertisement

Sejumlah kader DPC PDIP Kota Solo diketahui mbalelo, alias tidak satu suara mendukung pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa dalam Pilkada 2020. Meskipun keputusan DPC mengusung kedua bakal calon tersebut sudah melalui mekanisme yang berlaku.

Sejumlah kader tersebut di antaranya Gibran Rakabuming Raka, anggota DPRD Kota Solo, Ginda Ferachtriawan dan mantan anggota DPRD dari PDIP lainnya, Purwono. Mereka justru mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota maupun wakil wali kota melalui DPD PDIP Jawa Tengah.

Aksi mbalelo tersebut juga diikuti sejumlah kader lainnya. Mereka menunjukkan dukungan kepada calon selain Purnomo-Teguh. Mereka antara lain mantan Ketua DPRD Surakarta Hariadi Saptono dan Ketua Ranting PDIP Keprabon Roy Darmadi. Mereka beberapa kali muncul di acara putra sulung Presiden Joko Widodo.

Advertisement

Terhadap ulah para kader itu, DPC PDIP belum akan mengambil tindakan atau sanksi. Sekretaris DPC PDIP Solo Teguh Prakosa yang juga bakal calon Wakil Wali Kota tak ingin terjadi konflik kepentingan dengan memberikan sanksi

"Sementara partai memang membiarkan dulu, karena nanti habis energi kita. Kondisi ini akan selesai setelah rekomendasi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri turun," ujar Teguh, Kamis (9/1).

Teguh menyampaikan jika dirinya mengetahui karakter is tiket serta profile ya mereka. Menurutnya, mereka tak perlu ditegur atau diberi peringatan. Teguh juga enggan jika tindakan tersebut mengandung pamrih. Ia yakin permasalahan tersebut akan selesai setelah rekomendasi turun.

Advertisement

Ia optimistis rekomendasi bakal jatuh kepada Purnomo-Teguh. Setelah rekomendasi tersebut turun, DPC rencananya bakal menerapkan sanksi.

"Kita akan buktikan apakah mereka taat pada partai nggak. Kalau rekomendasi turun dia tidak bekerja seperti kader partai, maka akan ada sanksi," pungkasnya.

Baca juga:
Hadiri Rakernas PDIP, Purnomo Harap Rekomendasi Pilkada Solo Turun
Ngebet Maju Pilkada Solo, Gibran Tak Diundang Rakernas PDIP
Blusukan ke Kafe, Gibran Janji Beri Ruang Bagi Milenial Kembangkan Potensi
Gibran Terganjal Aturan di Pilkada Solo, PDIP Tegaskan Ada Hak Prerogatif Ibu Ketum
Resmikan Posko, Purnomo Mengaku Belum Bentuk Tim Pemenangan Pilkada Solo

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.