LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Kader geruduk kantor Radar Bogor, Masinton sebut bentuk spontanitas

Dia membantah aksi itu merupakan instruksi partai.

2018-06-01 09:42:02
BPIP
Advertisement

Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu, mengklaim aksi penyerangan koran harian Radar Bogor disebabkan pemberitaan yang ditujukan langsung kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri merupakan aksi spontan. Dia membantah aksi itu merupakan instruksi partai.

"Partai tidak pernah menginstruksikan kepada hal-hal yang seperti itu. Itu mungkin hanya bentuk spontanitas," kata Masinton saat dikonfirmasi, Jumat (1/6).

Media tersebut memuat headline 'Ongkang-ongkang kaki kaki dapat Rp 120 juta'. Hal ini terkait polemik gaji yang diterima oleh Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang dianggap terlalu besar.

Advertisement

Masinton menilai hal wajar apabila Megawati mendapatkan gaji dan fasilitas yang cukup besar. Maka, dia membantah Megawati hanya sekadar 'ongkang-ongkang kaki'.

"Itu kan di BPIP. Ini mengabdi, dan negara memberi fasilitas kepada tokoh bangsa untuk mengabdi terkait Pancasila. Jadi bukan ongkang-ongkang kaki," jelas Masinton.

Seperti diketahui, ratusan orang menggeruduk Kantor Harian Radar Bogor di Gedung Graha Pena, Yasmin, Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/5). Mereka menuntut klarifikasi terkait pemberitaan headline Radar Bogor yang berjudul 'Ongkang-ongkang Kaki Dapat Rp 112 Juta'.

Advertisement

Pemimpin Redaksi Radar Bogor, Tegar Bagja mengatakan, adapun tuntutan mereka adalah klarifikasi tentang penghasilan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri sebesar Rp 112 Juta.

Tegar menyebut, pihaknya menyepakati beberapa hal yang menjadi pertimbangannya untuk diklarifikasi. Salah satu poin yang disepakati itu adalah memuat tulisan klarifikasi yang akan diterbitkan.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Bantah Mahfud MD, Fadli Zon sebut tak terima dana aspirasi Rp 1 miliar
Peringatan 73 tahun lahirnya Pancasila
Perpres BPIP dinilai dibuat tanpa persiapan matang
Perpres gaji dewan pengarah BPIP digugat ke Mahkamah Agung
Forum Wartawan minta Polisi usut tuntas kasus penggerudukan kantor Radar Bogor

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.