LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Kabinet Periode Dua, Jokowi Cari Menteri yang Mampu Eksekusi Program

Kabinet Periode Dua, Jokowi Cari Menteri yang Mampu Eksekusi Program. Jokowi menggambarkan, nantinya menteri Kabinet Kerja II diisi sosok yang mampu mengeksekusi program kerja pemerintah.

2019-05-26 20:19:57
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo atau Jokowi sedang mempersiapkan komposisi Kabinet Kerja II. Ini dilakukan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil perolehan suara pemilihan presiden 2019.

Dalam penetapannya, KPU menyatakan pasangan Jokowi-Ma-ruf Amin meraih 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara sah nasional. Sedangkan sang rival, Prabowo Subianto- Sandiaga Uno hanya mendulang 68.650.239 atau 44,50 persen dari total suara sah nasional. Ini menunjukkan, Jokowi-Ma-ruf unggul jauh atas Prabowo Subianto- Sandiaga Uno.

Jokowi menggambarkan, nantinya menteri Kabinet Kerja II diisi sosok yang mampu mengeksekusi program kerja pemerintah.

Advertisement

"Sudah saya sampaikan bolak-balik, mampu mengeksekusi dari program-program yang ada, kemampuan eksekutor itu yang paling penting," ungkapnya di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Minggu (26/5).

Selain mampu mengeksekusi program kerja, menteri Kabinet Kerja II harus memiliki keahlian manajerial yang baik. Berbekal keahlian manajerial, Jokowi yakin Kabinet Kerja II bisa mengatasi persoalan baik di tingkat nasional maupun regional.

"Yang lain-lain memiliki integritas, memiliki kapabilitas. Tetapi yang paling penting adalah mampu mengeksekusi, memiliki kemampuan manajerial yang baik, dua hal yang penting itu," ujarnya.

Advertisement

Mengenai peluang anak muda masuk Kabinet Kerja II, Jokowi enggan berkomentar banyak. Dia hanya menyebut Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Bahlil Lahadalia sangat cocok menjadi menteri Kabinet Kerja.

"Bukan potensi lagi, sangat berpotensi," ucap dia.

Ada dua pertimbangan Jokowi sehingga memungkinkan Bahlil Lahadalia menjadi salah satu menteri Kabinet Kerja. Pertama, memiliki kemampuan manajerial yang baik. Kedua bisa mengeksekusi program kerja.

Jokowi membantah anggapan Bahlil Lahadalia berpeluang masuk Kabinet Kerja karena telah bergabung ke tim sukses (timses) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 lalu.

"Enggak sekali lagi enggak. Sekali lagi kemampuan mengeksekusi, kemampuan manajerial," pungkasnya.

Baca juga:
Jokowi Nilai Ketum Hipmi Bahlil Lahadalia Cocok Jadi Menteri
Jokowi soal BW Bilang Rezim Korup: Jangan Senang Merendahkan, Enggak Baik
Bukber HIPMI, Jokowi Hadiri Undangan, Sandiaga Tak Datang
Uni Eropa Sampaikan Ucapan Selamat Kepada Presiden Jokowi
Jokowi Temui Pedagang yang Jadi Korban Penjarahan
Polisi Tangkap Satu Pria yang Ancam Bunuh Jokowi dan Wiranto

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.