Jual kinerja Ahok, Golkar lobi dukungan partai pengusung Agus-Sylvi
Lobi tersebut, kata Novanto, yakni dengan menjual pengalaman Ahok yang memiliki kinerja moncer selama menjabat sebagai Gubernur DKI. Hal ini, yang dijual ke partai politik pendukung Agus dan Sylvi agar mau merapat dan memberikan dukungan.
Lobi-lobi elit partai politik terkait Pilgub DKI Jakarta putaran kedua terus dilakukan. Masing-masing parpol pengusung pasangan calon berusaha merangkul partai pengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni untuk meraih dukungan tambahan. Setelah Agus-Sylvi angkat koper pada putaran pertama Pilgub DKI pada Rabu 15 Februari kemarin.
Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto memastikan terus melakukan lobi agar partai politik pendukung Agus-Sylvi merapat dan mendukung Ahok-Djarot pada putaran kedua Pilgub DKI Jakarta.
Partai politik pendukung Agus-Sylvi yakni Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Romahurmuziy.
"Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan sebaik-baiknya. Dan kita harapkan ini semua bisa berjalan baik dengan lancar," kata Novanto usai menghadiri pelantikan Pengurus AMPI di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (20/2) malam.
Novanto menambahkan, partai politik pendukung Ahok-Djarot lainnya, seperti PDI Perjuangan, Partai NasDem dan Partai Hanura juga ikut melakukan lobi-lobi terhadap partai politik pendukung Agus Yudhoyono-Sylviana Murni.
Lobi tersebut, kata dia, yakni dengan menjual pengalaman Ahok yang memiliki kinerja moncer selama menjabat sebagai Gubernur DKI. Hal ini, yang dijual ke partai politik pendukung Agus dan Sylvi agar mau merapat dan memberikan dukungan.
"Ya tentu saya harus betul-betul melakukan komunikasi yang intensi pada partai-partai yang ingin melihat pemimpin di DKI yang memiliki pengalaman," ujarnya.
Baca juga:
Ini alasan PPP Djan Faridz tetap dukung Ahok-Djarot di Pilgub DKI
PKB akui kedatangan Sekjen PDIP penjajakan pilgub DKI putaran 2
Sekjen PDIP temui Ketum PKB, bahas Pilgub DKI putaran 2
Fadli Zon sebut perwakilan demo 212 akan diterima Komisi III DPR
PPP Djan Faridz kembali tegaskan dukung Ahok-Djarot di Pilgub DKI
Disindir Anies soal banjir, Ahok bilang nggak ngerti matematik sih
Ahok: Kalau Pak Anies jadi gubernur enggak normalisasi, bohong dia