LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Jokowi Sebut Gaji Presiden Kalah Besar Dibanding Anggota DPR

"Sekarang urusan income, pendapatan anggota DPR, kan juga sudah lebih besar dari menteri. Bahkan lebih besar dari presiden. Maaf kalau saya keliru," kata Jokowi, Senin (26/8).

2019-08-26 13:24:47
Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo menghadiri pembukaan orientasi pemantapan nilai-nilai kebangsaan terhadap anggota DPR dan DPD terpilih periode 2019-2024 di Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (26/8). Dalam kesempatan itu, ia menyinggung besaran gaji eksekutif dengan legislatif.

Dia mengatakan, tahun ini nilai gaji legislatif lebih besar ketimbang eksekutif, bahkan setingkat presiden.

"Sekarang urusan income, pendapatan anggota DPR, kan juga sudah lebih besar dari menteri. Bahkan lebih besar dari presiden. Maaf kalau saya keliru," kata Jokowi, Senin (26/8).

Advertisement

Pernyataan itu pun kemudian menuai beragam reaksi dari para hadirin, dan kebanyakan dari mereka tidak membenarkan hal tersebut.

Namun demikian, Ketua DPR Bambang Soesatyo mengamini dengan isyarat anggukan kepala bahwa nilai gaji yang diterima para anggota DPR RI lebih besar dari pada presiden dan para pembantunya.

Melihat respons Bamsoet yang memberi hormat, Jokowi meyakini bahwa pernyataan dirinya soal pendapatan anggota DPR lebih besar dari menteri dan presiden benar.

Advertisement

"Mestinya yang saya sampaikan tadi bener," kata Jokowi.

Presiden terpilih itu mengajak para anggota DPR dan DPD terpilih periode 2019-2024 untuk bekerja bersama menghadapi tantangan yang sudah berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Jokowi pun menyinggung soal fungsi legislasi dari DPR. Mantan gubernur DKI Jakarta itu mengaku bahwa regulasi terlalu banyak dan justru menjerat sendiri. Ia meminta agar penyusunan regulasi dibuat lebih sederhana.

"Sehingga eksekutif ini bisa berjalan lebih cepat dan cepat memutuskan terhadap perubahan perubahan yang ada," tuturnya.

"Kita saat ini butuh deregulasi besar besaran, penyederhanaan dan konsistensi kita di dalam membuat regulasi, yang orientasi semuanya harus hasil, output," tukasnya.

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Menteri Favoritmu, Mana yang Layak Dipertahankan? Klik disini

Baca juga:
Jokowi Mau Umumkan Ibu Kota Baru, Gubernur Kaltim Diundang ke Istana
Berulang Kali Jokowi Ucap Kata Maaf saat Pembekalan Anggota DPR dan DPD Terpilih
Tiga Kandidat Ibu Kota Baru di Kalimantan, Mana yang Dipilih Jokowi?
Ketua MPR Minta Jokowi Tunda Pengumuman Lokasi Ibu Kota Baru
Panas Adem Manuver NasDem
Presiden Jokowi Lantik Rusli Baco Dg Palabbi sebagai Wagub Sulteng
Siang Ini Jokowi Umumkan Lokasi Ibu Kota Baru

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.