LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Jokowi rapat terbatas bahas 87 usulan daerah otonomi baru

Jokowi menyatakan pembangunan daerah otonomi baru bukan untuk bagi-bagi kekuasaan.

2015-07-08 16:03:25
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas di Kantor Kepresidenan. Adapun agenda utama yang dibahas mengenai 87 Rancangan Undang Undang mengenai pembentukan daerah otonomi baru (DOB).

"Ada 87 RUU mengenai daerah otonomi baru dan mungkin perlu saya berikan tekanan dan garis bawahi bahwa tujuan pembentukan daerah otonomi baru adalah hanya satu, meningkatkan kesejahteraan rakyat," kata Jokowi dalam sambutan pembukanya di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (8/7).

Jokowi menegaskan, tidak ada tujuan lain membentuk daerah otonomi baru kecuali untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Lebih jauh, dia membantah kebijakan itu bentuk bagi-bagi jabatan.

"Tidak ada yang lain-lain. Tidak ada yang namanya bagi-bagi jabatan atau karena pembagian kekuasaan atau karena pertimbangan politik yang ada," jelas Jokowi.

"Tetapi hanya sekali lagi hanya satu tujuan pembentukan daerah otonomi baru adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pembentukan daerah otonomi baru harus betul-betul didasarkan pada UU Nomor 23 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah," tambah Jokowi.

Undang Undang tentang Pemerintah Daerah ini, kata Jokowi, harus ada Peraturan Pelaksananya. Oleh sebab itu, dirinya meminta Menteri Dalam Negeri dan seluruh kementerian lembaga terkait agar mempercepat pematangan dari Peraturan Pemerintah tentang penataan daerah dan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang desain besar penataan daerah.

"Jadi sekali lagi, harap diselesaikan terlebih dahulu PP-nya. Saya kira kita sulit dan tidak bisa membahas 87 usulan daerah otonomi baru ini kalau PP-nya belum terbit," tutup Jokowi.

Baca juga:
Jokowi didesak reshuffle, SBY bilang 'dulu saya juga begitu'
Buka bersama 3500 anak yatim, Jokowi tanya 'siapa nama saya?'
Jokowi minta pengungsi Sinabung segera diberi KIS sebelum lebaran
Tiba di Lanud Halim, istri Letda Kal Agus Supriyadi menangis tersedu
Jenderal Gatot sebut kekayaan Indonesia berpotensi jadi ancaman
Jenderal Badrodin Haiti janji bakal modernisasi alutsista Polri
Jokowi di HUT Bhayangkara: Untuk rakyat jangan berbelit harus empati

(mdk/efd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.