LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Jokowi mulai balas serang Prabowo

Jokowi meminta para pendukungnya untuk tidak mempercayai tudingan-tudingan buruk yang ditujukan untuk dirinya.

2014-06-08 05:01:00
Pemilu 2014
Advertisement

Calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) tampaknya sudah makin gerah pada isu-isu miring yang menimpanya jelang pilpres. Dari yang digosipkan meninggal sampai tak bisa salat.

Jokowi pun melakukan pembelaan di depan para simpatisannya saat melakukan kampanye terbuka di Bojong Gede, Bogor kemarin. Dia meminta para pendukungnya untuk tidak mempercayai tudingan-tudingan buruk yang ditujukan untuk dirinya belakangan ini.

Namun pada saat penyampaian orasi, Jokowi terkesan mulai menyindir calon presiden tetangga, yakni Prabowo Subianto. Secara tak langsung Jokowi membela diri dan menyampaikan beragam keunggulannya dibandingkan mantan Danjen Kopassus itu.

Prabowo juga diketahui sudah melakukan serangan dan sindiran-sindiran kepada Jokowi sesaat setelah Jokowi resmi mendeklarasikan dirinya sebagai capres dari PDI Perjuangan.

Berikut beberapa pernyataan serangan balasan Jokowi untuk Prabowo:

Sindir Prabowo kaya raya

Jokowi kemarin melakukan kampanye terbuka di Lapangan Siaga, Bojong Gede, Bogor. Dalam kampanye tersebut, Jokowi mengaku pernah merasakan penderitaan menjadi rakyat kecil.

Jokowi bercerita dilahirkan di pinggir sungai daerah Solo, Jawa Tengah, dan lahir dari keluarga yang tidak mampu. Namun ia mampu berjuang untuk maju dan sukses seperti saat ini.

"Dengan kerja keras orang tua akhirnya saya bisa sekolah, SD meski sangat berat, SMP, meski sangat berat, SMA, meski berat," ujar Jokowi di Lapangan Siaga, Bojong Gede, Bogor, Sabtu (7/6).

Jokowi mengaku telah puas merasakan susahnya jadi rakyat. Untuk itu, Jokowi lebih memilih bekerja dengan hati rakyat. Mantan wali kota Solo ini menyindir calon presiden Prabowo Subianto yang hidup berkecukupan dari kecil dan tidak pernah merasakan penderitaan rakyat.

"Beda kalau yang kaya, apa mau salaman sama rakyatnya? Dia tidak bisa merasakan dengan hati. Karena enggak pernah merasakan susahnya hidup menjadi rakyat. Saya mengerti bagaimana sulitnya sekolahkan anak, bagaimana susahnya kalau sakit, biaya berobatnya gimana," pungkas dia.

Advertisement

Terpaksa sombong untuk hindari fitnah

Jokowi meminta masyarakat agar tidak terpengaruh isu negatif yang beredar. Salah satunya, huruf H yang ada di depan namanya dan banyak disebut singkatan dari 'Herbertus'.

Mantan wali kota Solo ini mengatakan dirinya menjadi haji sejak tahun 2003 lalu dan beberapa kali melaksanakan ibadah umroh. Hal itu untuk menjelaskan kepada masyarakat agar tak terjadi fitnah.

"Harus dijelaskan. Kalau ndak, fitnah aja nanti. Dengan terpaksa saya agak sombong sedikit, riya' (pamer) sedikit. Karena difitnah terus. Berapa kali saya umrah dan haji, saya sebarkan," ujar Jokowi saat orasi kampanye terbuka di Lapangan Siaga, Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat, Jumat (7/6).

Topik pilihan: Pilpres | Capres 2014 | Capres Jokowi

Advertisement

Yakin tak punya dosa politik

Jokowi mengaku banyak pihak yang ingin menjatuhkan namanya. Namun, lanjut dia, karena tidak adanya kesalahan dirinya dan Jusuf Kalla (JK) maka fitnah-fitnah tersebut disebar.

Menurut Jokowi, pembelaan harus disampaikan untuk menepi isu-isu yang beredar di masyarakat dan menjadi fitnah yang meresahkan.

"Karena cari kesalahan dan dosa politik saya ndak ada. Jadi gampangnya cari fitnah. Pokoknya jangan percaya. Kita pintar ndak mungkin diberi isu, langsung belok. Nggak usah didengerin lah isunya," pungkas dia.

Jelang pilpres ini, capres lawan Jokowi, yakni Prabowo juga sudah banyak diterpa isu dan tudingan-tudingan buruk. Prabowo dianggap punya dosa politik masa lalu. Prabowo dituding terlibat dengan peristiwa penculikan aktivis era 1998.

(mdk/gib)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.