Jokowi minta timses tak terlena hasil survei
Capres petahana Joko Widodo tak besar kepala meski sejumlah survei unggul dari lawannya, Prabowo Subianto. Dia menyampaikan kepada tim kampanye se-Indonesia bahwa survei hanya sebagai koreksi.
Capres petahana Joko Widodo tak besar kepala meski sejumlah survei unggul dari lawannya, Prabowo Subianto. Dia menyampaikan kepada tim kampanye se-Indonesia bahwa survei hanya sebagai koreksi.
"Jangan itu dipakai untuk menjadikan kita terlena. Saya sampaikan bahwa survei-survei itu harus menjadi koreksi mana yang kurang, menjadi evaluasi mana yang harus diperbaiki. Harus menjadi evaluasi dan koreksi bagi seluruh tim," ujar Jokowi usai memberikan arahan pada Rakernas di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (28/10).
Dia minta tak terlena dengan kemenangan di sejumlah survei. Anggota tim kampanye harus kerja keras dalam mengkampanyekan pasangan calon presiden nomor urut 01.
"Semuanya harus kerja keras, jangan terlena dengan yang namanya survei. Semua harus tetap kerja," imbuhnya.
Hal sama juga disampaikan oleh Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir dan Ketua Dewan Pengarah Jusuf Kalla. Keduanya memperingatkan bahwa jangan terlalu optimis dengan survei.
Selain itu, Jokowi mengaku tak memiliki daerah tertentu yang menjadi fokus suara. Semua daerah bakal menerima perlakuan sama.
"Seluruh daerah, provinsi, kabupaten, kota, sama. Ditreatment dengan hal yang sama," pungkasnya.
Baca juga:
Jokowi akan kaji RUU Pesantren supaya tak jadi polemik
Paman dan Ibu Jokowi hadiri deklarasi KSJ di Boyolali
Hasto klaim dukungan sejumlah daerah untuk Jokowi-Ma'ruf menguat
Tol Jembatan Suramadu digratiskan, ini harapan Presiden Jokowi
Jokowi dinilai bisa bawa Indonesia lampaui Amerika & China