Jokowi mengaku nggak punya duit buat bikin iklan
"Inginnya sih masang, di radio, koran, TV, online. Tapi kan nggak punya TV, nggak punya koran, nggak punya duit."
Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan niatnya untuk membuat iklan tentang pencapresannya. Namun, rencana hanya tinggal rencana, karena akhirnya kandas sebab kekurangan dana.
"Inginnya sih masang, di radio, koran, TV, Online, kalau mau. Tapi kan nggak punya TV, nggak punya koran, nggak punya duit," ujarnya di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (27/3).
Ia mengatakan, sejumlah lawan politiknya, terutama yang mencalonkan diri menjadi capres, sudah memasang iklan di media massa. Bahkan, iklan tersebut terkadang mendeskriditkan dirinya sebagai gubernur.
Melihat itu, Jokowi tidak khawatir. Alasannya karena masyarakat sudah bisa memilih dengan cermat untuk pemimpinnya. Jokowi menambahkan, iklan kampanye yang baik adalah iklan yang mampu memberikan edukasi.
"Kita ingin mengedukasi masyarakat dengan cara yang baik," katanya.
Jokowi menanggapi, soal wajahnya yang berada di baliho. Bukan dirinya yang memasangnya melainkan calon legislatif. Karena ia telah memberikan izin kepada kader partainya untuk menggunakan wajahnya.
"Gambar saya lho, nggak ada kan. Kamu, caleg lagi," tegasnya.
Soal iklan seperti itu, sepenuhnya diserahkan ke DPP PDI Perjuangan untuk mengurusinya. Jokowi mengaku tidak turut campur untuk masalah ini. "Itu urusan partai," tutupnya.
Baca juga:
Ini jawaban JASMEV soal Jokowi tak menepati janji benahi Jakarta
Jokowi: Terima kasih Pak Prabowo
Relawan minta Jokowi dan Prabowo akur
Ini JASMEV 2014, komunitas pendukung Jokowi nyapres
Dukung Jokowi, ribuan relawan JASMEV kerja gratisan