Jokowi-Ma'ruf sama-sama dari Jawa, PDIP tak khawatir suara Indonesia Timur tergerus
PDIP tak khawatir karena selama menjabat Presiden, Jokowi banyak menorehkan keberhasilan yang dirasakan khususnya masyarakat di luar Jawa
PDIP yakin figur Jawa yang melekat baik pada Joko Widodo maupun Ma'ruf Amin, tidak mempengaruhi pemilih luar Jawa. Apalagi selama menjabat Presiden, Jokowi banyak menorehkan keberhasilan yang dirasakan khususnya masyarakat di luar Jawa.
"Jokowi itu Presiden Republik Indonesia selama 4 tahun lebih. Karena Presiden RI, maka beliau mewakili seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya rakyat Jawa. Di luar Pulau Jawa, seperti Papua dan Indonesia Timur lainnya, Aceh juga, merasakan kehadiran Pak Jokowi melalui pembangunan nasional yang dia bawa," jelas Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Minggu (12/8).
Calon Presiden Joko Widodo maupun pasangannya, Ma'ruf Amin sama-sama berasal dari Pulau Jawa. Basarah sama sekali tidak khawatir itu bakal menjadi celah yang dapat menyebabkan penurunan suara pasangan yang didukung sembilan partai politik tersebut.
"Insya Allah tidak ada persoalan," tegasnya.
Disinggung kemungkinan, Ketua tim pemenangan berasal dari luar pulau Jawa, Basarah enggan berspekulasi. Termasuk munculnya nama Jusuf Kalla. Karena memang koalisi partai pengusung tengah membahas struktur tim pemenangan, yang saat ini belum diketahui hasilnya.
"Belum tahu, nanti kita lihat perkembangannya," ucapnya.
Baca juga:
Susun tim pemenangan, koalisi Jokowi intensif dekati Jusuf Kalla, Mahfud MD dan TGB
'Gaya Jokowi akan menjawab konsen dari adik-adik bahwa presidennya millenial juga'
Pembagian struktur timses Jokowi-Ma'ruf Amin sesuai mekanisme kesekjenan parpol
Sekjen PDIP: Bertemu Megawati, JK komitmen menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin
Tanpa Ma'ruf Amin, Jokowi rapat bareng para sekjen bahas tim pemenangan