LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Jokowi: Kampanye Mesti Ofensif, Masa Diam Saja

Calon Presiden nomor 01 Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, tidak akan diam saja saat kampanye. Dia mengatakan, perlu untuk melakukan serangan terhadap lawan politiknya yaitu Calon Presiden nomer 02 Prabowo Subianto-Cawapres Sandiaga Uno saat kampanye.

2019-02-05 23:44:16
Jokowi
Advertisement

Calon Presiden nomor 01 Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, tidak akan diam saja saat kampanye. Dia mengatakan, perlu untuk melakukan serangan terhadap lawan politiknya yaitu Calon Presiden nomer 02 Prabowo Subianto-Cawapres Sandiaga Uno saat kampanye.

"Ya kampanye kan mesti ofensif, masa kita 4 tahun suruh diam saja. Ya enggak lah. Jadi 4 tahun diem, masa suruh neruskan," kata Jokowi di kediaman Akbar Tanjung, Jakarta Selatan, Selasa (5/2).

Sebelumnya, Jokowi beberapa kali menyindir Prabowo saat kampanye. Mulai dari Indonesia punah, beberapa isu hoaks yang merajalela jelang Pilpres, mulai dari 7 kontainer sudah dicoblos, hingga selang darah dipakai 40 kali di rumah sakit.

Advertisement

"Saya berikan contoh, katanya ada 7 kontainer yang sudah dicoblos. 7 Kontainer itu kalau saya hitung 80 juta kertasnya (surat suara). Begitu dijawab diam," kata Jokowi.

"Besoknya keluar lagi selang darah dipakai sampai 40 kali. Dijawab lagi dari RSCM, diam," lanjut Jokowi.

Tidak hanya itu, Jokowi juga mengungkit terkait kasus hoaks yang menjerat Ratna Sarumpaet. Dia mengatakan yang tidak benar adalah yang memberikan informasi bahwa Ratna babak belur lantaran dipukuli dan dianiaya.

Advertisement

"Itu enggak benar. Itu maunya apa sih? Maunya sebetulnya apa? Nuduh kita kriminalisasi, itu saja sebetulnya arahnya," kata Jokowi.

Jokowi pun yakin masyarakat kini bisa cerdas. Dan tidak bisa termakan isu hoaks. "Tapi masyarakat sekarang ini cerdas dan masyarakat pintar-pintar. Dipikir masyarakat masih bodoh-bodoh," tegas Jokowi.

Baca juga:
Soal Propaganda Rusia, Jokowi Tegaskan Hubungannya Dengan Putin Baik
PB HMI Tegaskan Netral di Pilpres 2019
Jokowi & Anies Baswedan Hadiri Peringatan 72 Tahun HMI di Rumah Akbar Tanjung
Agum Gumelar Duga Jokowi Sudah Kehilangan Kesabaran
Soal Ba'asyir, Yusril Bilang 'Nanti Diobrolin Lagi Sama Jokowi dan Wiranto'
Keluarga TNI di Kompleks Cijantung Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf
Ma'ruf Amin: Ada Yang Bilang Katanya Saya Alat, Emangnya Saya Pacul?

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.