Jokowi: Kalau Ada Ulama Terkena Kasus Hukum Jangan Ditarik-tarik ke Saya
Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku masih diserang isu hoaks dan fitnah. Salah satunya adalah tuduhan pemerintahannya anti terhadap ulama.
Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku masih diserang isu hoaks dan fitnah. Salah satunya adalah tuduhan pemerintahannya anti terhadap ulama.
Jokowi menyayangkan isu tersebut masih tersebar luas, khususnya di media sosial. Apalagi, dikait-kaitkan dengan kriminalisasi terhadap ulama.
"Kalau ada misalnya ini ulama yang terkena kasus hukum, ya sudah menjadi wilayah hukum jangan ditarik-tarik ke saya. Itu urusannya wilayah hukum ya kalau ada kasusnya ya mesti diselesaikan di wilayah hukum kan," kata Jokowi di depan ratusan relawannya di Hotel Clarro, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (22/12).
Jokowi pun mempertanyakan tindakan kriminalisasi ulama yang dilakukan pemerintahannya. Dia malah meminta sejumlah pihak untuk melihat fakta sebenarnya.
Misalnya, kata Jokowi, bagaimana dirinya memilih cawapres dari kalangan ulama di Pilpres 2019.
"Kemudian hari santri yang memutuskan dengan surat keputusan presiden itu juga kita di 2014, 22 Oktober 2014. Ini kok dibolak-balik, ini memang enggak ngerti bolak-balik tapi ini enggak ada yang jawab," terang Jokowi.
Reporter: Hanz Salim
Baca juga:
Kritikan Rocky Gerung ke Pemerintahan Jokowi Soal Pengambilalihan Saham Freeport
Lewat Instagram, Jokowi Minta Maaf Tidak Bisa Sungkem ke Ibunda di Hari Ibu
Kunjungi Mal Ratu Indah Makassar, Jokowi Bikin Heboh Pengunjung
Menghadiri Perayaan Natal di Toraja, Presiden Jokowi Disambut Tokoh Agama
Malam Mingguan, Jokowi Nongkrong di Tempat Anak Gaul Makassar