Jokowi diminta isi pembekalan calon kepala daerah PDIP
Jokowi paling tepat membekali peserta tentang visi misi pemerintahan nasional.
Sebagai presiden yang diusung PDI Perjuangan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) disarankan sebaiknya turut mengisi pembekalan para calon kepala daerah yang sedang digembleng di program sekolah partai. Jokowi paling tepat membekali peserta tentang visi misi pemerintahan nasional.
"Sudah sepatutnya Jokowi juga mengisi materi pembekalan yang terkait dengan visi-misi pemerintahan nasional. Agar masing-masing calon dari PDI Perjuangan dapat menyelaraskan visi-misinya dengan pemerintahan Jokowi-JK," ujar pengamat politik dari Universitas Airlangga, Haryadi, Senin (29/6).
Selain itu, lanjut dia, juga tak masalah bila sebagai kader PDIP, Jokowi merasa berkepentingan turun langsung membantu sukses keterpilihan calon kepala daerah dari partai itu.
"Tentu saja Presiden Jokowi harus tetap mengacu prosedur aturan main yang ditetapkan dalam Pilkada 2015," imbuhnya.
Bagi Haryadi, kedua hal itu penting dilakukan karena sekolah partai adalah mekanisme kelembagaan PDI Perjuangan untuk membekali calon kepala dan wakil kepala daerah yang akan dimajukan dalam kontestasi pilkada serentak pada Desember mendatang. Pembekalan itu mencakup penguatan ideologi partai, pendalaman visi-misi pemerintahan Jokowi-JK, serta strategi pemenangan.
Lanjutnya, amat bisa dimengerti jika PDIP berkepentingan menggapai kemenangan sebanyak-banyaknya dalam pilkada serentak 2015. Karena dengan sukses memenangkan pilkada niscaya sukses pula pemerintahan nasional.
"Artinya, kinerja dan efektivitas pemerintahan nasional yang dipimpin oleh Presiden dari PDI Perjuangan akan lebih optimal dan mudah dikoordinasikan dengan kepala daerah atau wakil kepala daerah yang dari PDIP juga," tandasnya.
Baca juga:
Ini isi hinaan menteri ke Jokowi versi Akbar Faizal
PKS enggan komentar reshuffle, khawatir dituding minta jatah menteri
PPP kubu Romi desak Mendagri ungkap identitas menteri hina Jokowi
Rakyat masih susah, dana partai politik malah naik 10 kali lipat
Hanura puji Jokowi mampu stabilkan harga bahan pokok saat Ramadan