Jokowi akui sering bertemu Romi tiap minggu bahas koalisi sampai cawapres
Presiden Joko Widodo mengakui sering bertemu dan berdiskusi dengan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy. Jokowi mengatakan pertemuannya dengan Romi membahas berbagai hal, mulai dari persoalan partai, koalisi sampai calon wakil presiden.
Presiden Joko Widodo mengakui sering bertemu dan berdiskusi dengan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy. Jokowi mengatakan pertemuannya dengan Romi membahas berbagai hal, mulai dari persoalan partai, koalisi sampai calon wakil presiden.
"Hampir tiap minggu ketemu dengan saya. Diskusi masalah partai, diskusi masalah cawapres. Diskusi masalah partai mana yang ingin gabung ke koalisi yang ada di kita," kata Jokowi dalam sambutannya di acara Hari Lahir PPP ke 45 di Hotel UTC, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (14/4).
Dalam sambutannya, Jokowi mengaku sering melihat foto Romi di billboard atau spanduk-spanduk saat kunjungan ke daerah-daerah. Sambil guyon, Jokowi memuji penampilan Romi yang dinilai menarik dan tampan meski berganti-ganti peci.
Jokowi juga menilai PPP di bawah kepemimpinan Romi memiliki organisasi dan konsolidasi internal yang kuat. Hal itu ditandai dengan banyaknya pengurus PPP di daerah.
"Saya juga melihat fotonya pak Romi ada dimana-mana. Gus Romi yang berpeci hitam tampak ganteng. Pak Romi yang berpeci putih tampak ganteng, ya sudah dari sononya ganteng," ujar Jokowi melempar candaan.
Di usia yang menginjak 45 tahun, Jokowi meyakini PPP menjadi salah satu partai yang telah berkontribusi besar bagi membangun keadaban politik di Indonesia.
Tak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu yakin pengurus dan kader PPP mampu menjadi teladan masyarakat memerangi ujaran kebencian, dan hoaks. Serta mampu menumbuhkan optimisme untuk terus rukun dan bersatu.
"Dan parpol yang berbasis Islam yang sudah 45 tahun saya yakin PPP membangun keadaan politik di Indonesia," tandas Jokowi.
(mdk/dan)