Jokowi Akhirnya Ungkap Alasan Pilih Ma'ruf Amin Jadi Cawapresnya
"Dan Provinsi Banten dengan tingkat religius yang sangat tinggi dan keragaman tinggi melahirkan banyak ulama besar dan salah satunya Profesor KH Ma'ruf Amin," kata Jokowi.
Capres nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi memuji sosok KH Ma'ruf Amin yang dipilihnya menjadi cawapres. Bagi Jokowi, Ma'ruf adalah seorang intelektual, cerdas, dan pintar. Itulah salah satu alasan dia memilih Ma'ruf. Hal ini disampaikan Jokowi saat berkampanye di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten, Minggu (24/3) sore.
"Pak Kiai Haji Ma'ruf Amin ini ulama besar dan intelektual. Tahu berbicara mengenai ekonomi syariah, start up, unicorn, decacorn, pintar, cerdas Bapak KH Ma'ruf Amin yang berasal dari Banten ini. Itulah kenapa saya memilih KH Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden mendampingi saya," jelasnya.
Pasangan Jokowi-Ma'ruf, lanjutnya, akan mempersatukan para ulama dan umat (pemimpin). Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan Indonesia adalah negara besar yang memiliki beragam suku, agama, adat, tradisi, bahasa dan budaya. Karena itulah keragaman ini harus dijaga bersama-sama.
"Apa yang ingin saya sampaikan, bahwa perbedaan yang ada marilah kita bersama-sama menjaga, merawat persatuan, kerukunan, persaudaraan, karena kita adalah saudara sebangsa dan setanah air," jelasnya.
"Dan Provinsi Banten dengan tingkat religius yang sangat tinggi dan keragaman tinggi melahirkan banyak ulama besar dan salah satunya Profesor KH Ma'ruf Amin," katanya.
Jokowi mengatakan, dalam kampanye terbuka nanti, pihaknya akan mendatangi semua provinsi yang ada. Dimana kegembiraan semua tertumpah.
"Ada semua provinsi kita datangi. Ketemu masyarakat, rakyat, bicara dengan mereka. Inti kampanye kita adalah sebetulnya sebuah kegembiraan di jalanan. Jadi kita memakai pesta budaya, memakai karnaval, itu yang akan kita kerjakan termasuk ke lapangan," ucap Jokowi.
Dia menuturkan, kampanye yang ditunjukkan tidak akan menunjukkan hal yang menakutkan dan lebih banyak hiburannya. Sehingga betul-betul menampilkan pesta demokrasi.
"Memang pesta demokrasi, masa kita harus kampanye harus seram-seram. Tapi yang paling penting, ingat hari Rabu 17 April, jangan lupa pilih yang baju putih. Karena putih adalah kita," jelas Jokowi.
Baca juga:
Jokowi Prediksi Menang Pilpres Dengan Perolehan Suara 58 Persen
Kampanye di Serang, Jokowi Kembali Ajak Warga Lawan Hoaks dan Fitnah
Tak Ada Gambar Prabowo-Sandiaga, Jokowi Simulasikan Coblos Nomor 01 di Surat Suara
Naik Kereta Kuda, Jokowi Sapa Warga Banten
Hasto Ajak Perajin di Tangerang Menangkan Jokowi dan PDIP
Menteri Kabinet Kerja Akan Dilibatkan Dalam Kampanye Terbuka Jokowi-Ma'ruf Amin