JK dukung Airlangga Ketum Golkar karena tak berurusan KPK dan diterima semua pihak
Jusuf Kalla mendukung Airlangga Hartarto sebagai ketua umum Partai Golkar. Dari semua syarat kepartaian dan etika, Airlangga Hartarto paling layak menjadi orang nomor satu di Partai Golkar. Apalagi Airlangga mewakili generasi muda dan tidak tersangkut kasus di KPK.
Mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla memberi dukungan kepada Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menggantikan Setya Novanto sebagai Ketua Umum melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (munaslub). Menurutnya, sosok Airlangga yang dinilai bisa diterima semua pihak.
"Di antara semua calon yang muncul saya kira Airlangga yang paling kurang masalahnya, artinya tidak pernah berurusan dengan KPK, kejaksaan atau apapun tidak pernah juga soal yang lain, jadi harus orang yang betul-betul dapat diterima semua pihak," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, seperti dilansir Antara, Selasa (28/11).
Menurut JK, dari semua syarat kepartaian dan etika, Airlangga Hartarto paling layak menjadi orang nomor satu di Partai Golkar. Apalagi Airlangga mewakili generasi muda.
"Prinsip saya sederhana, kalau mau munaslub pilihlah tokoh Golkar yang di samping memenuhi syarat, syarat itu banyak pernah jadi pengurus, minimal 5 tahun, tentu orangnya baik, dan mengabdi sama partai," ujar JK.
JK yang juga Wakil Presiden tidak mempersoalkan posisi Airlangga yang kini menjabat menteri di Kabinet Kerja. Menurutnya, tidak ada undang-undang yang mengamanatkan menteri harus berhenti ketika menjadi pengurus partai.
"Tidak ada aturannya, dulu saya Wapres juga ketua partai, tidak apa-apa, Pak SBY, Ibu Mega, semua ketua partai dan malah jadi presiden," kata dia.
Sebelumnya pada Senin (27/11), Airlangga Hartarto mengaku sudah meminta dan mendapatkan izin dari Presiden Joko Widodo untuk maju sebagai calon ketua umum Golkar.
(mdk/noe)