Jika terpilih jadi Ketum Golkar, MKGR minta Airlangga bantu proses hukum Setnov
MKGR juga meminta Airlangga memperhatikan keluarga Novanto.
Ormas sayap Partai Golkar, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) menegaskan mendukung Airlangga Hartarto sebagai bakal calon ketua umum dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).
Apabila terpilih, MKGR meminta Airlangga tak melupakan begitu saja Setya Novanto (Setnov) yang kini menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan keterlibatan kasus korupsi e-KTP. MKGR meminta Airlangga memberi bantuan hukum ke Setnov apabila terpilih kelak.
"Apabila saudara Airlangga terpilih agar betul-betul membantu saudara Setya Novanto dalam proses hukum dan juga melindungi keluarganya," kata Ketua Umum MKGR Roem Kono dalam pernyataan persnya di kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (9/12).
Selain itu, Roem Kono meminta agar Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham ikut pula memberi bantuan ke Setya Novanto. "Dan juga kita semua akan mengawal semua proses hukum dan meminta agar dasar proses hukum ini betul-betul mengatakan yang benar itu benar dan yang salah ya salah," ujarnya.
MKGR juga mendorong agar Munaslub dapat segera digelar. Maka Partai Golkar di bawah komandan yang baru dapat fokus menatap Pilkada Serentak tahun 2018 dan Pemilu 2019. Wakil Ketua Komisi IV DPR ini menyebutkan awal pekan depan DPP Partai Golkar akan menggelar rapat pleno membahas penetapan jadwal Munaslub.
Ketua Forum DPD I Golkar Ridwan Bae sebelumnya menyebutkan bahwa 34 DPD I telah setuju Munaslub digelar dalam waktu dekat. Mereka menargetkan setidaknya munaslub digelar pada 16 atau 17 Desember 2017.