LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Jika Menang Pilpres 2019, Prabowo Diprediksi Kembali Maju di 2024

Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengajak masyarakat Indonesia memberikan suaranya untuk capres nomor urut 01, Jokowi di Pilpres 2019. Sebab, kata dia, jika sang petahana kalah, maka capres nomor urut 02, Prabowo Subianto diprediksi bakal kembali maju di Pilpres 2024.

2019-02-23 13:06:00
Pilpres 2019
Advertisement

Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengajak masyarakat Indonesia memberikan suaranya untuk capres nomor urut 01, Jokowi di Pilpres 2019. Sebab, kata dia, jika sang petahana kalah, maka capres nomor urut 02, Prabowo Subianto diprediksi bakal kembali maju di Pilpres 2024.

"Bila Prabowo menang Pemilu ini, di 2024 pasti dia akan maju lagi untuk periode kedua," klaim Toni dalam diskusi PSI di Toraja, dengan tema, Menangkan Jokowi, Pilih PSI, lewat siaran pers diterima, Sabtu (23/2).

Dia memberikan alasan Jokowi harus menang. Salah satunya karena program-program kerakyatan dan pembangunan infrastruktur yang sudah terlaksana 4 tahun ini terjamin untuk tetap berjalan. Selain itu, pada Pemilu 2024 akan terjadi proses kaderisasi kebangsaan dan landasan kuat bagi generasi muda.

Advertisement

"Dengan demikian pada pemilu 2024 kita benar-benar akan memiliki calon-calon presiden dan wakil presiden yang muda dan segar dari berbagai garis ideologi," jelas Toni.

Dia mengajak masyarakat yang ingin melihat Anies Baswedan menjadi capres di 2024, maka perlu mendukung Jokowi. Begitu pun para pendukung AHY (Demokrat), Annis Mata (PKS), Hanafi Rais dan Hanum Rais (PAN) bahkan pendukung Sandiaga Uno, diharapkan mau bantu Jokowi menang di 2019.

"Ini agar jagoan-jagoan kalian bisa running di 2024 nanti," klaim Toni.

Advertisement

Toni juga mengajak para gubernur dan wali kota mengikuti jejak Tri Risma Harini (Wali Kota Surabaya) Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jatim), Ridwan Kamil (Gubernur Jabar), Nurdin Abdullah (Gubernur Sulsel), dan Ganjar Pranowo (Gubernur Jateng) untuk mendukung Jokowi. Menurut Toni, mereka bisa menjadi capres dan cawapres kalau para pendukungnya ikut serta memenangkan Jokowi.

"Artinya pemimpin-pemimpin keren di atas tidak akan bisa menjadi orang no 1 dan no 2 di negeri ini bila Prabowo menang pilpres tahun ini," tutup Toni.

Sebelumnya, dalam wawancara khusus, Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto mengaku tidak ingin bangsa ini jatuh ke dalam jurang terdalam. Karena itu, Prabowo kerap memberikan peringatan dan kritiknya kepada pemerintah. Jika terpilih menjadi Presiden, Prabowo berjanji membenahi kondisi bangsa bersama putra-putri terbaik republik ini.

"Saya terus terang saja sudah bertekad, saya sudah berjanji kepada lingkungan saya, kepada diri saya sendiri. Tidak ada jalan lain, kita harus cari putra-putri terbaik bangsa indonesia. The best sons and daughters of Indonesia. Putra putri terbaik, terpintar, tapi juga selain pintar dan pandai capable dan dia harus punya hati yang ikhlas, akhlak yang baik. Dia tidak boleh punya niat memperkaya diri atau keluarganya," kata Prabowo.

Reporter: Muhammad Radityo

Baca juga:
PDIP: Pidato Jokowi Akan Menjadi Antitesis Milik Prabowo
Prabowo: Tidak Boleh Lagi ada yang Gantung Diri karena Tidak Bisa Makan
Bertemu Warga Tionghoa di Medan, Prabowo Singgung Pemindahan Ibu Kota
BPN Sebut Ada Unsur Pelanggaran Pemilu Soal Camat Se-Makassar Dukung Jokowi-Ma'ruf
Wawancara Khusus Prabowo Subianto: Niat Saya Baik, Jangan Sampai Kita Masuk Jurang!
BPN Serahkan Dugaan Pelanggaran Kampanye di Munajat 212 ke Bawaslu

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.