LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Jelang tengah malam, Mantan Ketum PAN Hatta Rajasa ke rumah SBY

Jelang tengah malam, Mantan Ketum PAN Hatta Rajasa ke rumah SBY. Pada 2014 lalu, Hatta adalah pasangan cawapres Prabowo Subianto.

2018-08-08 23:38:57
Pilpres 2019
Advertisement

Jelang tengah malam, mantan Ketum PAN, Hatta Rajasa menyambangi kediaman Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kedatangan Hatta mengagetkan di tengah simpang siur pecahnya koalisi Demokrat, Gerindra, PAN, dan PKS.

Pantauan di lokasi, Hatta turun dari sedan hitam mewah sekira pukul 22.30 WIB. Hatta yang diburu awak media tidak menyatakan apa pun. Hanya berselang tak sampai 60 menit, mobil Hatta kembali keluar dari kediaman SBY dengan kaca tertutup. Pun juga tak memberi pernyataan.

Pada 2014 lalu, Hatta adalah pasangan cawapres Prabowo Subianto.

Advertisement

Pergolakan di kediaman SBY memang tengah panas. Sejumlah elite partai seperti Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan, dan Jubir Demokrat Rahlan Nashidik.

Mengonfirmasi Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, rapat di dalam rumah SBY adalah tentang merancang finalisasi deklarasi Capres Cawapres koalisi tersebut.

"Kita masih harapkan deklarasi besok lancar, jadi kita sabar dan kita akan umumkan besok karena dinamika politik terus berkembang," ujar Ferdinand di kediaman SBY.

Advertisement

Sementara itu, Wasekjen Demokrat Andi Arief mengatakan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak komitmen dengan ucapannya. Menurut Andi, seiring berjalannya waktu ucapan Prabowo ketika bertemu Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berbeda dengan saat pembicaraan awal. Andi bahkan menyebut Prabowo adalah jenderal kardus yang mengutamakan uang ketimbang perjuangan.

Baca juga:
Andi Arief sebut Prabowo jenderal kardus karena selingkuhi Demokrat
Fadli Zon: Kita perlu logistik di dalam peperangan
Bantah hubungan panas, Prabowo akan temui SBY pagi ini
Soal mahar Rp 500 M, Andi Arief tegaskan dirinya tak pernah bohong
Waketum Gerindra balas Demokrat: SBY jenderal suka terima kardus duit korupsi
PAN ancam pidanakan Andi Arief soal mahar Rp 500 M: Mulut comberan itu harap disetop

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.