Jelang Pilkada, buku 'Ketika Anies Baswedan Memimpin' diterbitkan
Jelang Pilkada, buku 'Ketika Anies Baswedan Memimpin' diterbitkan. Anies berharap dengan diluncurkannya buku itu, semua pihak yang mempertanyakan prestasi atau pencapaiannya selama ini bisa terjawab. Bukan hanya saat duduk di kursi Kemendikbud melainkan rekam jejak kepemimpinannya semasa muda.
Seorang penulis bernama Muhammad Husnil resmi meluncurkan buku biografi Anies Baswedan. Buku setebal 272 halaman dengan judul 'Ketika Anies Baswedan Memimpin' itu mengupas sepak terjang Anies sejak masa kanak-kanak hingga menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Indonesia.
Anies berharap dengan diluncurkannya buku itu, semua pihak yang mempertanyakan prestasi atau pencapaiannya selama ini bisa terjawab. Bukan hanya saat duduk di kursi Kemendikbud melainkan rekam jejak kepemimpinannya semasa muda.
"Mudah-mudahan ini bisa membantu siapapun yang ingin tahu lebih jauh," kata Anies di Gramedia, Jakarta, Jumat (3/2).
Selain itu, calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga ini juga berharap buku tersebut dapat memberi kontribusi yang positif bagi semua orang. Dalam buku itu, dipaparkan secara lengkap berbagai prestasi yang pernah diraih mantan rektor Universitas Paramadina tersebut.
Pada kesempatan itu, Anies memuji gaya tulisan Husnil dalam bukut tersebut. Apalagi, menurutnya isi buku didapat dari berbagai data dan sumber. Dengan adanya buku itu, Anies berharap warga Jakarta bisa lebih yakin dengan kemampuannya dalam memimpin.
"Saya tahu beliau seorang penulis yang gaya menulisnya seperti jurnalis karena seluruh fakta diverifikasi tapi style penulisannya sastrawi. Jadi jurnalistik sastrawi," ujarnya.
Sementara Husnil mengungkapkan jika buku itu dibuat berdasarkan data dan sumber yang akurat. Dia sengaja tidak menggunakan Anies sebagai sumber agar semua informasi dalam buku akurat.
"Data itu bisa dikonfirmasi ulang, bisa diverifikasi ulang. Kami melalui proses verifikasi ketat, data yang kami tampilkan insya Allah akurat," pungkas Husnil.
Baca juga:
Anies Baswedan senang tema debat terakhir soal pendidikan
Debat kandidat ke-3 dimoderatori Alfito Deannova bertema disabilitas
Masa kampanye segera berakhir, Anies fokus cari jaringan pendukung
Usai melantik, Sandiaga pijat pundak relawan
Anies Baswedan: Dangdut sarana efektif menarik masyarakat
Komunitas alumni ITB deklarasikan dukungan untuk Anies-Sandi
Anies-Sandi siapkan program untuk masyarakat difabel