Jelang pemilu, PDIP instruksikan kader siaga I
"Kami khawatir kotak suara dari kardus. Di Bekasi orang meninggal dianggap masih hidup dan masuk DPT," kata Tjahjo.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Sekjen PDIP), Tjahjo Kumolo menginstruksikan kepada semua kader di seluruh Indonesia untuk siaga I dalam Pemilu 9 April mendatang. Sebabnya masih banyak laporan pelanggaran dan dugaan kecurangan di berbagai daerah.
"Diinstruksikan seluruh kader partai untuk siaga I. Masih banyak laporan masalah di berbagai daerah," kata Tjahjo di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Senin (7/4).
Tjahjo menambahkan, menjelang pelaksanaan pemilu legislatif yang tinggal dua hari, masih terdapat berbagai masalah lain. "Kami khawatir kotak suara dari kardus. Di Bekasi orang meninggal dianggap masih hidup dan masuk DPT (daftar pemilih tetap)," ujarnya.
Selain itu, Tjahjo juga mengkhawatirkan putusan-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang dinilainya akan mengganggu pelaksanaan pileg mendatang. Padahal, peran MK yang bisa mengadili sengketa pemilu merupakan hal yang sangat penting.
Pihaknya juga meminta KPU dan Bawaslu memperjelas sikap mengenai putusan yang dibuat MK itu. Misalnya, soal putusan bahwa satu orang bisa mencoblos beberapa kali asal disetujui KPPS, putusan soal UU Pilpres, hingga soal quick count pemilu.
Maka dari itu, Tjahjo berharap, berbagai masalah yang masih terjadi itu dapat segera diselesaikan sehingga kedepannya tercipta pemilihan legislatif yang berkualitas.
"Intinya, kami siap sebagai pelaku yang akan ikut proses pileg secara demokratis. Dan PDIP juga siap mengawasi agar pileg berlangsung jujur dan adil, dan anti politik uang," pungkasnya.
Baca juga:
Menengok kesiapan PDIP jelang hadapi Pemilu 2014
Ini kata PDIP soal permintaan SBY jelaskan perjanjian Batu Tulis
PDIP: Rakyat paham Jokowi nyapres untuk atasi masalah Jakarta
Pantau hasil pemilu, PDIP siapkan teknologi canggih sekelas BIN
PDIP minta Polri tambah pengawal buat Jokowi
PDIP: Bahaya negeri ini dipimpin orang emosional & tukang fitnah