Jelang Debat Capres, Ikadin Sebut Program Jokowi dan Prabowo Tidak Terukur
Jelang debat perdana capres-cawapres pada 17 Januari nanti publik menantikan keseriusan program dua pasangan calon jika terpilih menjadi pemimpin. Namun Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) menyebut program pasangan calon nomor urut 01 ataupun 02 tidak terukur.
Jelang debat perdana capres-cawapres pada 17 Januari nanti publik menantikan keseriusan program dua pasangan calon jika terpilih menjadi pemimpin. Namun Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) menyebut program pasangan calon nomor urut 01 ataupun 02 tidak terukur.
Dalam satu diskusi di Cikini, Kepala Bidang Humas DPP Ikadin Erwin Natosmal mengatakan dua pasangan calon terkesan masih abu-abu dalam implementasi programnya.
"Kalau mau dukung KPK, ya jelaskan bentuknya apa jadi lebih spesifik, supaya publik bisa yakin," kata Edwin, Minggu (13/1).
Menurut Edwin ketegasan dalam penerapan program serta penyusunan visi misi sangat mempengaruhi perspektif masyarakat.
Ia juga memaparkan dari visi misi yang diserahkan oleh kandidat, hanya 46 persen program pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang bisa terukur.
Sementara, visi misi pasangan Prabowo Subianto- Sandiaga Uno, menurut Erwin, hanya 47 persen program yang bisa terukur.
Sebagai contoh, kata Erwin, kedua pasangan tidak secara spesifik menunjukkan sikap keseriusan terhadap isu hak asasi manusia (HAM). Kedua pasangan juga tidak spesifik dalam program pemberantasan korupsi, khususnya penguatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Masalah lainnya seperti isu reformasi pemilu dan reformasi di bidang peradilan. Kemudian, terkait isu pembenahan regulasi dan birokrasi.
Baca juga:
Satgas Kasus Novel Baswedan Dinilai Taktik Kubu Jokowi Menangkis Kritik Saat Debat
Ma'ruf Amin Perlu Latihan Simulasi Sebab Debat Pilpres Beda dengan Debat Fiqih
BPN Prabowo-Sandiaga Harap Penyampaian Visi Misi Saat Debat Tak Dibatasi
Jelang Debat Pilpres, Ma'ruf Amin Mengaku Sudah Latihan
Busyro Jadi 'Pembisik' Prabowo-Sandi Hadapi Debat Tema Korupsi
Gelar Nobar Debat Pilpres 2014, BPN Sebut Isu HAM Tak Muncul Saat Mega Duet Prabowo