Jawab Ahok, Anies tegaskan data yang dipakai saat debat valid
Jawab Ahok, Anies tegaskan data yang dipakai saat debat konkret. Kritik terhadap kondisi Jakarta bukan hanya dari warga melainkan dari birokrasi menyampaikan protes serupa. Menurut Anies, mereka menyatakan ketidakpuasannya terhadap kondisi Jakarta.
Dua pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, mengikuti debat yang digelar salah satu televisi swasta. Debat digelar di Ballroom Djakarta Theater.
Saat debat berlangsung, cagub nomor urut 2, Ahok, sapaan Basuki, sempat menuding Anies memaparkan keadaan Jakarta berdasarkan data yang tidak valid. Anies tidak terima karena merasa data yang dia dapatkan bahkan bisa diakses langsung oleh publik.
"Menurut saya, data-data misalnya, kita memiliki data, kongkret, Anda bisa lihat kok datanya tersedia. Apalagi yang menyangkut data pendidikan," kata Anies, usai acara di lokasi, Kamis malam (15/12).
Anies menambahkan, kritik terhadap kondisi Jakarta bukan hanya dari warga melainkan dari birokrasi menyampaikan protes serupa. Menurut Anies, mereka menyatakan ketidakpuasannya terhadap kondisi Jakarta.
"Kita bisa lihat dalam catatan sejarah pun, wakil gubernurnya sering mengkritik gubernurnya. Wakil gubernurnya bukan pengamat loh," tegasnya.
Baca juga:
Tak seperti Prabowo, Megawati tak bakal turun gunung di Pilgub DKI
Disinggung angka pengangguran, Ahok berdalih Anies salah baca data
Janji Ahok-Djarot bikin pasutri di Jakarta langgeng dan mesra
Kritik dan sindiran menohok Anies Baswedan di depan Ahok
Djarot tutupi kelemahan Ahok terutama soal gaya bicara ceplas ceplos
Saling sindir dan kritik soal cara Ahok bangun reformasi birokrasi
Money politics, Sandi bangga konsistensi & Djarot terima sumbangan