LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Jalur mudik macet, karena belum ada AMDAL tentang lalu lintas

Sehingga truk besar, bus, kendaraan pribadi sampai sepeda motor masuk dalam satu arus.

2013-07-20 16:57:29
Lebaran
Advertisement

Anggota Komisi V DPR RI Arwani Thomafi mengatakan, setiap mudik lebaran pasti akan muncul persoalan macet di mana-mana. Menurut dia, membludaknya orang pulang kampung karena belum ada Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang tidak diketahui oleh banyak masyarakat.

"Kesalahannya kenapa kok mesti macet? Karena belum ada tentang AMDAL tentang lalu lintas, dan penetapan jalur alternatif itu penting," kata Arwani di Diskusi Polemik Sindo Trijaya Network 'Peliknya Manajemen Mudik', Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (20/7).

Menurut Arwani, kesalahan yang terjadi di jalanan selama ini adalah karena semua kendaraan baik truk besar maupun pribadi masuk dalam satu arus. Arwani mencontohkan Tuban sebagai daerah yang selalu macet saat arus mudik lebaran.

"Bukti bahwa memang di beberapa tempat memang seperti itu. Tuban misalnya, bahwa tidak adanya koordinasi untuk itu, masih belum maksimal jalur alternatif yang bisa dimanfaatkan di jalur-jalur daerah," ujar Arwani.

Politikus PPP ini juga mengeluh, seharusnya ada penambahan kapasitas jalan, jembatan, dan pelebaran ruas jalan oleh pemerintah jauh-jauh hari sebelumnya. Karena menurutnya di luar waktu lebaran kendaraan di pulau jawa sudah semakin banyak dan berpotensi mengakibatkan kepadatan di mana-mana.

Selain itu, menurut Arwani seharusnya pemerintah juga memperhatikan harga tiket angkutan umum untuk mudik. Karena dengan situasi jalanan yang dipastikan macet, penumpang harus mendapatkan kenyamanan saat perjalanan.

"Di luar lebaran saja sudah ada kemacetan yang luar biasa. H-4 apalagi. Yang belum diperhatikan pemerintah juga tentang pengendalian harga, tarif. Masyarakat harus diberi perhatian, sudah macet tapi kok dapet tiket mahal. Jangan sampai masyarakat rugi dua-duanya. Agar masyarakat juga nyaman kan," papar Arwani.

Arwani berharap, pemerintah bisa membantu secara maksimal para pemudik yang tidak lama lagi akan membludak. Ia berharap agar masyarakat juga melek internet agar bisa meng-update informasi seputar mudik yang dikeluarkan oleh akun-akun resmi lalu lintas.

"Gunakan media sosial untuk mengendalikan mudik. Twitter dan Facebook. Kedisiplinan pemudik apalagi khususnya yang menggunakan sepeda motor agar berhati-hati di jalan," imbuhnya.(mdk/mtf)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.