LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Jadi loyalis Anas, peluang Saan nyalon Ketum Demokrat tipis

Saan dan Anas merupakan sahabat karib sejak menjadi aktivis di HMI.

2013-03-15 14:59:17
Kemelut Demokrat
Advertisement

Wasekjen Partai Demokrat, Saan Mustopa menyatakan siap maju di bursa pemilihan ketua umum Partai Demokrat pada Kongres Luar Biasa (KLB), Maret mendatang. Saan yakin akan didukung DPD dan DPC untuk menduduki posisi ketua umum yang sebelumnya diduduki sahabat karibnya, Anas Urbaningrum.

Saan dikenal sebagai salah seorang loyalis Anas yang setia mendampingi saat Anas masih menjadi ketua umum Partai Demokrat maupun setelah lengser. Saan dan Anas merupakan sahabat karib sejak menjadi aktivis di HMI.

Lantas seberapa besar peluang Saan untuk dapat mencalonkan sebagai ketua umum Partai Demokrat?

Pengamat politik dari UIN Syarief Hidayatullah, Gun Gun Heryanto menilai, peluang Saan untuk bisa mencalonkan diri menjadi calon ketua umum partai besutan SBY itu tipis. Sebab, Saan dikenal sebagai loyalis Anas dan tentu saja tidak akan dikehendaki untuk memimpin Demokrat.

"Penjaringannya kan lewat Majelis Tinggi. Jadi peluang Saan jadi kecil," kata Gun Gun kepada merdeka.com, Jumat (15/3).

Menurutnya, yang dapat dilakukan Saan agar bisa lolos menjadi calon ketua umum adalah dengan mewacanakan demokrasi internal di Partai Demokrat. Wacana pemilihan ketua umum secara demokratis di KLB harus dilakukan Saan agar Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Majelis Tinggi, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak mengintervensi proses penjaringan.

"Misalnya dimulai dari terbukanya seluruh kader untuk bisa mencalonkan diri," katanya.

Dia menilai, sejak Anas mundur, SBY menginginkan KLB digelar dengan minimize by design. Hal itu dilakukan agar kondisi Kongres 2010 yang berujung pada terpilihnya Anas tak kembali terulang.

Hal itu menjadi salah satu alasan SBY kerap mengumpulkan para ketua DPD dan DPC. "Pengumpulan DPD dan DPC sangat mungkin untuk mengerucutkan satu buah nama untuk dipilih di KLB. Dia ingin minimize dengan cara aklamasi dan mufakat tanpa ada letupan itu yang diinginkan SBY dan pastinya ketum terpilih sesuai dengan yang diinginkan SBY," katanya.

Dia menilai, rencana Saan untuk mencalonkan diri menjadi ketua umum membuat kondisi di internal Demokrat menjadi dinamis. Sebab, loyalis Anas masih bertengger di Demokrat dan bisa menjadi sebuah mesin politik untuk Saan.(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.