LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Jadi caleg PKB, eks anggota DPR dari Demokrat ini minta dukungan Muslimat NU

Setelah hijrah dari Partai Demokrat ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), bakal calon legislatif (Bacaleg) Dapil I Surabaya-Sidoarjo di Pileg 2019, Fandi Utomo ingin tetap mesra dengan Muslimat NU. Meski di Pilgub Jawa Timur 2018 lalu PKB tak seirama dengan badan otonom (Banom) NU yang dipimpin Khofifah Indar Parawansa.

2018-07-17 02:03:00
Pendaftaran Caleg
Advertisement

Setelah hijrah dari Partai Demokrat ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), bakal calon legislatif (Bacaleg) Dapil I Surabaya-Sidoarjo di Pileg 2019, Fandi Utomo ingin tetap mesra dengan Muslimat NU. Meski di Pilgub Jawa Timur 2018 lalu PKB tak seirama dengan badan otonom (Banom) NU yang dipimpin Khofifah Indar Parawansa tersebut.

Pada Pilgub Jawa Timur lalu, partai besutan Muhaimin Iskandar ini, bersama PDIP, menjadi partai pengusung utama pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno.

Sementara Muslimat NU, solid mendukung ketua umumnya, Khofifah yang berpasangan dengan Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak, hingga mampu meraih kemenangan di Kota Surabaya yang menajadi 'kandang' PDIP.

Advertisement

Meski begitu, Fandi mengaku tetap ingin menjaga hubungan baik dengan gubernur terpilih yang juga Ketum PP Muslimat NU tersebut.

Bahkan, di acara Tahlil Kubro dan Halal bi Halal Muslimat NU dan Tasyakuran Kemenangan Khofifah-Emil yang digelar di Mulyorejo Baru, Kelurahan Babat Jerawat, Surabaya, Senin (16/7), Fandi meminta restu seluruh anggota Muslimat NU Surabaya untuk maju kembali sebagai anggota DPR RI Dapil Surabaya-Sidoarjo meski tak lagi bersama Demokrat.

"Kemenangan pasangan Khofifah-Emil dalam kontestasi Pilgub Jatim adalah sebuah awal saja. Yakni, awal menuju Jatim yang maju, sejahtera, makmur, dan berkeadilan," kata Fandi di hadapan ibu-ibu Muslimat NU.

Advertisement

Fandi yang menjadi tamu undangan di acara tersebut juga mengajak anggota Banom NU tersebut untuk terus mengawal Khofifah-Emil. "Jangan pernah lelah mendukung (Khofifah-Emil) untuk memastikan tujuan (kemenangan Pilgub Jatim) tersebut tercapai," ucapnya.

Masih di kesempatan yang sama, mantan anggota DPR Fraksi Demokrat ini sedikit melo. Dia bahkan melontar pertanyaan kepada ratusan ibu-ibu Muslimat NU terkait pencalegannya di 2019. "Ibu-ibu, selama ini njenengan (Anda) ngerti saya calon dari mana?" tanyanya yang dijawab serempak oleh ibu-ibu Muslimat NU: Demokrat.

Namun, lanjutnya, saat prosesi Pileg 2019 ke depan, dia mengaku berkhidmat di PKB. "Alasannya, karena saat itu ibu saya senang saya berkhidmat di PKB, karena bisa bertemu dan bergaul dengan para kiai dan bu nyai. Insya Allah dengan senangnya ibu saya ini adalah ridho bagi saya untuk terus berjuang bersama PKB," sambung Fandi.

Masih di acara yang sama, Ketua PC Muslimat NU Surabaya, Lilik Fadhilah mengatakan, dalam konstalasi politik antara Muslimat NU dan partai politik ibarat ikan dengan air. Artinya saling membutuhkan.

Terlebih, sosok Fandi cukup dikenal di kalangan ibu-ibu Muslimat NU Surabaya. Jadi tak ada alasan bagi Muslimat NU untuk tidak memberi restu kepada mantan politikus Demokrat tersebut meski sudah pindah ke PKB.

"Mau ke PPP, monggo. Mau ke PKB juga monggo. Kalau di luar itu, dipikir-pikir dulu, seng penting mboten adoh-adoh (yang penting tidak jauh-jauh)," ucap Lilik.

Menurut Lilik, warga Muslimat NU harus cerdas dan mandiri dalam hal apapun, termasuk dalam hal berpolitik. "Muslimat butuh partai dan partai itu butuh Muslimat," cetusnya.

Sekadar informasi, Fandi Utomo yang duduk di kursi wakil ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Demokrat, beberapa waktu lalu terpaksa di-PAW (pergantian antar waktu) oleh partainya. Dia digantikan koleganya yang juga dari Dapil I Jawa Timur, Lucy Kurniasari. Setelah PAW itu, Fandi memilih berganti baju dari Demokrat ke PKB.

Baca juga:
NasDem tegaskan tak bayar artis buat jadi kader dan Caleg
Nasdem sempat kesulitan mencari caleg perempuan untuk DPRD Jabar
Partai Nasdem daftarkan bakal calon legislatif ke KPU RI
Gabung NasDem, Olla Ramlan jadi bacaleg DPR dapil IV Jabar
Daftar ke KPU, total bacaleg NasDem berjumlah 2.391 orang

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.