Isu Orde Baru, Prabowo-Sandi dan Kritik Kubu Jokowi
Titiek menganggap di era Soeharto lebih baik dibanding dengan Pemerintahan Jokowi.
Menjelang Pilpres 2019, isu Orde Baru mendadak mencuat. Hal ini disebabkan oleh pernyataan putri Presiden Soeharto, Titiek Soeharto beberapa waktu lalu.
Titiek menganggap di era Soeharto lebih baik dibanding dengan Pemerintahan Jokowi. Ucapan Titiek itu tentu mendapat kritikan dari kubu Jokowi. Berikut ulasannya:
Swasembada Pangan Sukses di Era Soeharto
Titiek Soeharto salah satu anak Soeharto yang kerap mengkritik pemerintahan Jokowi. Baru-baru ini, melalui akun Twitternya, Titiek Soeharto menyebut bahwa Indonesia sudah saatnya kembali seperti masa pemerintahan Presiden Soeharto. Masa di mana dia klaim semua harga sandang pangan papan terjangkau oleh masyarakat.
"Sudah cukup. Sudah saatnya Indonesia kembali seperti waktu era kepemimpinan Bapak Soeharto yang sukses dengan swasembada pangan, mendapatkan penghargaan internasional dan dikenal dunia," Tulis Titiek dalam akun Twitternya.
Prabowo-Sandi Bakal Adopsi Program Soeharto
Titiek Soeharto menyebut swasembada pangan salah satu program sukses di era Soeharto. Mengetahui kesuksesan itu, cawapres Sandiaga Uno mengaku akan mengadopsi program tersebut jika menang pada Pilpres 2019 mendatang.
"Menurut saya yang bisa kita adopsi swasembada pangan, swasembada energi. Kita juga lihat zaman Pak Harto produksi beras kita baik, produksi bahan-bahan pangan kita juga baik, itu bisa kita adopsi," kata Sandiaga di Kebayoran Baru.
Dinilai Ingin Wujudkan Kepemimpinan Otoritarian
Kubu Jokowi-Ma'ruf Amin menghormati sikap politik Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya, Siti Hediati Hariyadi atau yang kerap disapa Titiek Soeharto menginginkan Indonesia kembali pada era Orde Baru. Namun keinginan itu dinilai ingin mewujudkan kembali kepemimpinan otoritarian di zaman Soeharto.
"Itu bertentangan dengan semangat reformasi yang kita bangun saat ini," ujar Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ahmad Basarah.
Dianggap Ingin Kembalikan Era KKN
Rencana Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Titiek Soeharto yang menyebut keberhasilan Orde Baru Soeharto akan kembali tercapai jika Prabowo Subianto terpilih menjadi presiden, dinilai bahaya oleh kubu Jokowi-Ma'ruf Amin. Sebab adanya rencana mengembalikan rezim Orde Baru itu sama saja ingin mengembalikan pemerintahan KKN.
"Pemerintah Soeharto jelas sekali dijatuhkan masyarakat, mahasiswa karena KKN korupsi kolusi dan nepotisme ya berarti Titiek ingin mengembalikan KKN," kata Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli.