LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Istri Gus Dur bakal netral di Pilpres 2019

Istri mendiang Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid akan bersikap netral di Pilpres 2019 mendatang. Sinta Nuriyah pernah menerima capres Joko Widodo dan capres Prabowo Subianto serta cawapres Sandiaga Salahuddin Uno di rumahnya beberapa waktu lalu.

2018-09-24 21:00:00
Pilpres 2019
Advertisement

Istri mendiang Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid akan bersikap netral di Pilpres 2019 mendatang. Sinta Nuriyah pernah menerima capres Joko Widodo dan capres Prabowo Subianto serta cawapres Sandiaga Salahuddin Uno di rumahnya beberapa waktu lalu.

Sikap Sinta ini dipastikan putri keduanya, Yenny Wahid usai menghadiri rilis survei LSI di Hotel Sari Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (24/9).

"Saya sudah menyatakan bahwa saya akan berikhtiar. Ibu saya akan netral di tengah, karena beliau adalah ibu bangsa. Beliau akan mengayomi semuanya. Walaupun terhadap pilihan politik putrinya pun, beliau akan tetap bersikap netral," jelas Yenny.

Advertisement

Yenny menegaskan kendati ibunya memilih netral, dia sendiri mempunyai pilihan ke kubu siapa akan merapat. Pilihan ini disebutnya bagian dari ikhtiar dalam menyalurkan aspirasi politik para kader Gusdurian.

Yenny akan mengumumkan pilihan politiknya apakah merapat ke kubu Prabowo-Sandi atau Jokowi-Ma'ruf dalam dua hari ke depan. Sikap politik ini, kata Yenny, merupakan sikap pribadi dan bukan mewakili Gusdurian.

"Ini sikap saya. Sikap saya pribadi. Kalau ada yang mau ikut dari jaringan kader Gus Dur, monggo. Kalau enggak mau ikut ya enggak apa-apa," jelasnya.

Advertisement

Sikap politik Yenny Wahid akan diumumkan saat berlangsungnya silaturahmi nasional jaringan Gusdurian. Yenny mengaku telah mempunyai pilihan ke kubu mana akan bergabung, hanya saja akan diumumkan dua hari ke depan.

"Keputusan politik saya sudah ditentukan, karena dengan atau tanpa silatnas kami sudah komunikasi intens. Jadi selama ini sudah telepon-teleponan, sudah banyak ketemu-ketemu kelompok-kelompok kecil ke Jakarta atau ketika saya ke daerah kemarin-kemarin ini," jelasnya.

Pengumuman akan disampaikan Yenny di Kalibata, dimana dulu berlokasi Kantor PKB di bawah kepemimpinan Gus Dur. Yenny menyampaikan Gusdurian sebagai sebuah jaringan tak berpolitik. Tapi Gusdurian yang berpolitik akan mengacu ke sikap politik yang akan diputuskan Yenny.

Baca juga:
Ada OK OCE, melihat lebih detil program ekonomi Prabowo-Sandiaga
Kapolri Tito imbau masyarakat perbanyak gelar deklarasi damai
Timses Jokowi jamin tak ada keterlibatan pihak asing
Dua hari lagi, Yenny Wahid jawab tawaran kubu Prabowo-Sandi
KPU larang Istana dijadikan tempat konsolidasi untuk Pilpres
Nusron sebut Ma'ruf tak pernah keluarkan fatwa larang ucapkan 'selamat Natal'

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.