LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Insiden CFD, Waketum PAN aneh cuma kubu #2019gantipresiden yang disudutkan

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan angkat bicara terkait aksi intimidasi kelompok massa berkaus #2019gantipresiden kepada ibu bernama Susi Verawati dan anak di Car Free Day Sudirman-Thamrin, Minggu lalu. Taufik menilai, ibu tersebut seharusnya tidak perlu memakai baju dari kubu yang bersebrangan yakni #DiaSibukKerja.

2018-05-02 16:45:20
2019GantiPresiden
Advertisement

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan angkat bicara terkait aksi intimidasi kelompok massa berkaus #2019gantipresiden kepada ibu bernama Susi Verawati dan anak di Car Free Day Sudirman-Thamrin, Minggu lalu. Taufik menilai, ibu tersebut seharusnya tidak perlu memakai baju dari kubu yang bersebrangan yakni #DiaSibukKerja jika tidak ingin intimidasi terjadi.

"Kalau udah ada aksi saling provokasi seperti itu jangan pula dari si ibu ini juga sebaiknya jangan pakai kaus mereka dalam posisi bekerja keras terus," kata Taufik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/5).

Taufik tidak sepakat jika kubu #2019gantipresiden disudutkan dan dijadikan kambing hitam. Sebab, kedua kubu sama-sama memakai kaus berisi dukungan terhadap pihak tertentu.

Advertisement

"Tapi ini dua-duanya, satunya aksi sibuk bekerja terus satunya lagi aksi ganti presiden. Tapi yang dipojokkan terus aksi ganti presiden," tegas Waketum PAN ini.

Atas azas keadilan, Taufik tidak ingin hanya satu kubu saja yang disalahkan. Dengan memakai kaus berisi dukungan terhadap pihak tertentu, kata Taufik, sudah memancing risiko gesekan.

"Kalau memang enggak mau berisiko jangan pakai kaus yang mengundang provokasi juga di massa. Siapa pun kalau sudah massa kan tidak bisa diatur kecuali ada aparat terkait, kepolisian," ujar Taufik.

Advertisement

Meski demikian, Waketum PAN ini setuju jika oknum yang melakukan intimidasi ditindak oleh polisi. Tapi, dia berharap tak ada lagi penggiringan opini yang menyudutkan salah satu pihak agar tensi tidak kembali memanas.

"Ya harus secara hukum semuanya, tapi adil. Itu urusan polisi. Harus adil pemberitaannya, jangan kesannya penggiringan terus nanti justru memanaskan situasi," imbuhnya.

Lebih lanjut, Taufik mengingatkan agar semua pihak menghormati aturan bahwa Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) dilarang menggelar kegiatan politik.

"Kalau memang Monas enggak boleh aktifis politik ya tunjukan bahwa itu netral. Siapa pun enggak boleh makai, siapa pun," tandas Taufik.

Baca juga:
Polisi soal intimidasi di Car Free Day: Kita tunggu saja penyidik sedang bekerja
Kasus intimidasi di CFD, Ketum MUI sebut penyelenggara harus tanggung jawab
Politisi Gerindra curiga pria yang memprovokasi di CFD mirip pendukung Jokowi
Paloh ibaratkan #2019GantiPresiden dan #PresidenSibukBekerja seperti bom waktu
Kawal laporan ibu diintimidasi saat CFD, PSI harap polisi usut tuntas pelaku
Wakapolri sebut harusnya polisi cegah massa beda kaos bertemu di CFD

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.