LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ini solusi dan bantuan Anies-Sandi buat anak pengidap sindrom autis

Ini solusi dan bantuan Anies-Sandi buat anak pengidap sindrom autis. Anies pun menilai lewat KJP Plus, diharapkan Pemerintah bisa memberikan bantuan pendidikan kepada masyarakat dengan ekonomis rendah.

2017-04-02 13:14:09
Anies Baswedan
Advertisement

Sejak tahun 2007 setiap tanggal 2 April diperingati sebagai hari kesadaran Autisme Dunia (World Autism Awerness Day). Paslon kandidat Pilgub DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno pun menilai anak-anak yang mengidap sindrom autisme ini perlu diberikan perhatian khusus.

Anies pun mengatakan anak-anak di Jakarta termasuk yang mengidap sindrom autis harus mendapatkan KJP Plus. Sebab, KJP Plus diberikan tambahan berupa uang tunai untuk menutupi biaya pendidikan yang tak bisa menggunakan KJP yang ada saat ini.

"Itu sebabnya kenapa KJP plus diberikan tambahan ekstra sehingga buat anak-anak yang seperti itu biasanya biaya sekolah lebih tinggi biaya pendidikannya," ujar Anies saat ditemui di Pasar Muara Karang, Pluit Jakarta Utara, Minggu (2/4).

Anies pun menilai lewat KJP Plus, diharapkan Pemerintah bisa memberikan bantuan pendidikan kepada masyarakat dengan ekonomis rendah.

Terpisah, calon wakilnya Sandiaga Uno mengatakan paslon nomor urut 3 memiliki beberapa gerakan terkait kepedulian terhadap autism. Kata dia pihaknya akan mendorong penyiram sindrom ini untuk mendapatkan kesetaraan dari berbagai bidang. Terutama di bidang pendidikan dan dunia usaha.

"Kita juga ada program-program yang selama ini dirasakan sangat membantu, seperti rumah autism. Kebetulan kita ada kerja sama dengan rumah autism yang memberikan perlindungan dan juga ada treatment khusus sekarang," kata Sandiaga di GOR Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Politisi Partai Gerindra ini menilai kemajuan teknologi bisa mengurangi dampak dari auto immune system yang mengakibatkan sindrom autism. Dia berharap para pemerhati autis bisa mengajak warga untuk membangun kepedulian terhadap pengidap autis.

"Ke depannya kita berharap para pengidap dan pemerhati autism itu akan bisa dapat lebih meningkatkan awareness dan juga kepedulian warga terhadap autism kalau kita tidak hati-hati akan banyak kasusnya nanti di Jakarta.," tutur Sandiaga.

Sandiaga pun mengatakan ada beberapa tempat yang ingin menggagas rumah autisme di beberapa wilayah. Usul itu pun disambut baik.

"Ada beberapa tempat yang mendeklarasikan ingin menggagas rumah autisme di masing-masing wilayah. Kita mulai mungkin per wilayah dulu. Setelah itu kita turunkan kalau misalnya bisa per kecamatan akan sangat baik," tutupnya.(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.