Ini pesan JK buat Setya Novanto setelah terpilih jadi ketum Golkar
JK menilai penyelenggaraan munaslub di Bali sangat demokratis.
Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap kepemimpinan Setya Novanto di Partai Golkar dapat mewujudkan stabilitas politik dan ikut bersama Pemerintah dalam pembangunan bangsa.
"Tujuan pemerintah ialah stabilitas politik, (dan) ikut bersama-sama membangun bangsa. Oleh karena itu, Golkar tentu kita harapkan dapat menjadi bagian dari upaya itu," kata Wapres Jusuf Kalla usai menghadiri Apel Bela Negara di Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (17/5).
Terkait kasus 'Papa Minta Saham' yang pernah mencoreng nama Setya Novanto, Jusuf Kalla mengatakan itu merupakan masalah pribadi.
"Ya, cara berdemokrasi dengan hukum tentu ada perbedaan, ada juga hal yang saling terkait. Tetapi itu nanti masalah pribadi lah," tambahnya.
Soal potensi adanya jatah kursi menteri di Kabinet Kerja untuk Partai Golkar, Wapres mengatakan hal itu belum dibicarakan dengan Presiden Joko Widodo.
"Soal itu, belum ada. Tidak ada membicarakan itu. Tentu, siapa saja punya peluang tetapi belum sampai tahap (pembicaraan) itu," katanya.
Jusuf Kalla menilai proses penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar, yang berlangsung sejak Sabtu (14/5), menunjukkan dinamika politik demokratis dalam tubuh partai tersebut.
Baca juga:
Jadi ketum Golkar, Setnov dipuji Ahok teman baik yang mengayomi
Setnov ketum Golkar, Ahok tak mau spekulasi bakal didukung di Pilgub
Setya Novanto jadi Ketum Golkar, PKS hormati proses pemilihan
Ketua MKD doakan Setya Novanto dibimbing Allah
Fadli Zon sebut kemenangan Setya Novanto capaian politik tertinggi
Setya Novanto terpilih jadi Ketum Golkar, ini kata Presiden Jokowi