Ini modal Ridwal Kamil maju Pilgub Jabar 2018
Dari sisi pelayanan publik, dia menjelaskan, Pemkot Bandung mempunyai mesin yang bisa melacak orang malas dan rajin. Yang malas, kata RK, dihukum dan yang rajin diberikan apresiasi.
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil ngebet ingin maju jadi Gubernur Jawa Barat. Sayangnya, sampai saat ini baru Partai Nasdem yang menyatakan mendukung, sehingga tak bisa mengusung karena terbentur persyaratan jumlah kursi.
Pria yang akrab disapa RK itu mengatakan, modal maju sebagai Gubernur Jawa Barat adalah suksesnya memimpin Kota Bandung. Meskipun belum puas dengan kondisi Kota Bandung saat ini.
"Tapi kan saya ini membangun pondasi, yang bengkok jadi lurus, yang rapuh jadi kokoh, tidak lah mungkin dalam lima periode semua selesai," katanya di Bekasi, Selasa (25/7).
Menurut dia, dasar pembangunan maupun reformasi di Kota Bekasi telah terukur. RK mencontohkan, kinerja pemerintah dari rangking 200 ke rangking 1, indeks kebahagiaan tinggi sampai 80 persen.
"Adipura sudah kali berturut-turut, ukuran dasar pembangunan Alhamdulillah sudah baik," ujarnya.
Dari sisi pelayanan publik, dia menjelaskan, Pemkot Bandung mempunyai mesin yang bisa melacak orang malas dan rajin. Yang malas, kata RK, dihukum dan yang rajin diberikan apresiasi.
"Sekarang sudah tidak bisa macam-macam lagi, tinggal masalah transportasi macet menjadi prioritas di sisa saya setahun terakhir," tutupnya.
Baca juga:
Ridwan Kamil klaim didukung ulama dan tokoh masyarakat Indramayu
Selain NasDem, Emil klaim PPP, PKB dan Demokrat siap beri dukungan
PKS pastikan usung Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu di Pilgub Jabar
Daftar penjaringan Pilgub Jabar, Sekda Jabar dipanggil KASN
Meski diusung PKS di Pilgub Jabar, Dedy Mizwar sebut belum final