LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ini kriteria Calon Presiden dan Wakil Presiden versi Muhammadiyah

Haedar Nasir mengakui, tidak mudah mencari sosok yang sesuai dengan kriteria itu. Tetapi harus ditemukan sosok mendekati dan realistis atas kriteria tersebut.

2018-08-02 08:31:00
Pilpres 2019
Advertisement

Pemilihan Presiden (Pilpres) yang merupakan ruang suksesi kepemimpinan nasional bakal berlangsung 2019. Namun riuh persiapan pencalonan Presiden dan Wakil Presiden sudah mulai berlangsung jelang pendaftaran calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nasir, mengungkapkan calon pemimpin yang akan didukung dalam pemilihan presiden mendatang. Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan memiliki kriteria yang yang harus dimiliki bagi calon Presiden dan Wakil Presiden.

"Kriterianya satu, negarawan. Yang bisa ngayomi seluruh bangsa, bisa memajukan bangsa ini dan tentunya Capres dan cawapres itu harus klop," tegas Haedar Nasir usai menjadi pembicara di Mustamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rabu (1/8).

Advertisement

"Negarawan itu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara dibandingan kepentingan diri dan partainya. Biarpun dari partai mana golongan mana, sekali jadi presiden, sekali jadi wapres, sekali jadi menteri sekalipun, dia menjadi milik publik," sambungnya.

Haedar Nasir mengakui, tidak mudah mencari sosok yang sesuai dengan kriteria itu. Tetapi harus ditemukan sosok mendekati dan realistis atas kriteria tersebut.

"Nanti cari yang realistis, memang cari yang ideal banget tidak ketemu kan, yang ada cuma malaikat," tegasnya.

Advertisement

Sejumlah nama dari kalangan Muhammadiyah dilirik untuk digandeng sebagai wakil presiden, termasuk yang sedang santer nama Din Syamsudin. Nama mantan Ketua Muhammadiyah itu masuk dalam daftar calon pendamping capres Joko Widodo.

"Cuma yang tahu mana yang pas itu kalau capresnya Pak Jokowi tentu pak Jokowi, kalau Pak Prabowo mau maju tentu Pak Prabowo yang tahu mana yang paling pas. Tahu mana yang pas tanya Pak Jokowi dan pak Prabowo langsung," ungkapnya.

Baca juga:
Wiranto bantah pembentukan tim usut HAM masa lalu terkait Pilpres 2019
Usai pertemuan sekjen partai koalisi Prabowo, PAN masih ngotot Zulkifli capres
Fadli Zon tak yakin PKS bakal abstain jika gagal dapat Cawapres
Rapat 4 parpol kubu Prabowo, PKS pegang teguh hasil ijtima ulama GNPF
Kandidat Cawapres Prabowo, Fadli Zon sebut AHY sangat dipertimbangkan

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.