LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ini alasan Jokowi tak libatkan KPK & PPATK saat reshuffle menteri

Jokowi memastikan rekam jejak enam pejabat baru di kabinetnya tersebut sudah ditelusuri sejak lama.

2015-08-13 20:56:26
Reshuffle kabinet
Advertisement

Presiden Joko Widodo telah mengangkat lima menteri dan satu sekretaris kabinet untuk menggantikan pejabat lama karena dianggap tak berprestasi. Ternyata, proses pencarian pejabat baru tersebut tak melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Pusat Pelaporan Dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Saat ditemui wartawan, pria yang akrab disapa Jokowi ini menyebutkan alasannya tak melibatkan dua lembaga tersebut. Salah satunya adalah karena berharap para menteri baru tersebut segera merespon cepat perubahan global.

"Ya semuanya langsung bekerja karena kita ingin merespon secara cepat terjadinya perubahan-perubahan situasi global, keuangan global, yang harus cepat direspon menteri-menteri yang ada juga menko dan menteri yang baru," ungkap Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/8).

Meski tak melibatkan dua lembaga tersebut, namun Jokowi memastikan rekam jejak enam pejabat baru di kabinetnya tersebut sudah ditelusuri sejak lama. Yakni ketika isu reshuffle menteri mulai mencuat.

"Kan sudah dari 2,5 bulan yang lalu," ucapnya.

Sebelumnya, pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP mengaku KPK tidak dilibatkan untuk melakukan tracking menteri reshuffle yang baru dilantik Presiden Jokowi, hari ini, Rabu (12/8). Padahal sebelumnya dalam pemilihan nama-nama menteri kabinet Jokowi melibatkan KPK dan PPATK untuk mentracking nama-nama calon menteri yang akan dipilihnya.

"Kalau yang barusan tidak dikomunikasikan ke KPK," katanya saat ditemui di bangsal Kepatihan komplek kantor Gubernur DIY, Rabu (12/8).

Baca juga:
Presiden Jokowi akan deklarasikan Save Our Littoral Life
Yasonna: Kalau mau ganti menteri, Fadli Zon jadi presiden aja dulu
Puncak HUT RI ke-70, Jokowi ikut Karnaval Khatulistiwa di Pontianak
Dapat penghargaan, Romo Magnis minta Jokowi terus berantas korupsi
Fraksi PDIP sebut proyek kereta api cepat bisa jerumuskan Jokowi

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.