Ingin Ahok-Djarot duet lagi, politikus PDIP tak mau sampai ngemis
"Kalau bicara kemungkinan semua masih terbuka sampai ada keputusan dengan DPP."
Politikus PDIP Charles Honoris mengaku masih mendambakan pasangan Ahok-Djarot untuk maju lagi di Pilgub DKI 2017 mendatang. Namun dia ogah merengek meminta persetujuan Ahok.
"Kita tidak pernah mengemis dan tidak akan mengemis agar Pak Ahok masuk ke PDIP. Kemarin saya sampaikan ke aspirasi publik, yang ingin Ahok tetap dengan Djarot lewat PDIP," kata Charles saat dihubungi, Jumat (24/6).
Namun anggota komisi I DPR ini mengaku akan menghormati apapun keputusan Ahok. Dia enggan mempermasalahkan hal itu sebab di PDIP masih banyak kader lain yang kompeten.
"Kalau bicara kemungkinan semua masih terbuka sampai ada keputusan dengan DPP. komunikasi masih terus berjalan, antara Ahok dengan PDIP, Ahok dan Djarot," tuturnya.
Charles menilai, sejauh ini kebersamaan antara Ahok dengan Djarot makin kuat. Dia mencontohkan saat mereka berdua di salah satu stasiun televisi terlihat kompak, saling melengkapi.
"Sampai detik ini PDIP masih apresiasi pemerintah Ahok dan Djarot. Di DPRD tidak ada seorang pun kader PDIP yang menandatangani Hak Menyatakan Pendapat, kita konsisten kok," ujarnya.
Charles meminta agar Ahok segera memberi keputusan. Sebab dengan begitu, mesin politik PDIP bisa lekas bekerja.
"Kami ini dari Fraksi di DPR RI diminta untuk turun memenangkan Pilkada. Jadi setiap anggota fraksi diminta turun ke jakarta, satu anggota dibagi untuk turun ke kelurahan-kelurahan di Jakarta untuk memenangkan siapa yang kita usung. Maka kita minta ke Pak Ahok ayo dong putuskan mau bekerja dengan siapa. Supaya kita juga jelas," pungkasnya.(mdk/bal)