LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Indo Barometer: PDIP 30,2 persen, Golkar 12,5 persen, Gerindra 10,8 persen

Indo Barometer: PDIP 30,2 persen, Golkar 12,5 persen, Gerindra 10,8 persen. Lembaga Indo Barometer merilis hasil survei mengenai sosok potensial di Pilpres 2019 mendatang. Tidak mau ketinggalan dengan lembaga survei lainnya, Indo Barometer juga merilis hasil elektabilitas partai politik.

2017-12-03 19:05:24
Pemilu 2019
Advertisement

Lembaga Indo Barometer merilis hasil survei mengenai sosok potensial di Pilpres 2019 mendatang. Tidak mau ketinggalan dengan lembaga survei lainnya, Indo Barometer juga merilis hasil elektabilitas partai politik.

Dalam survei tersebut, terlihat bahwa elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menduduki posisi teratas dengan 30,2 persen. Kemudian disusul Partai Gerindra dengan 10,8 persen.

"Partai yang paling banyak dipilih adalah PDIP 30,2 persen, Golkar 12,5 persen, Gerindra 10,8 persen, Demokrat 7,7 persen dan PKB 6 persen," kata Direktur Indo Barometer Muhammad Qodari saat memaparkan hasil survei nasional 'Siapa Penantang Potensial Jokowi di 2018', di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Minggu (3/12).

Setelah PKB, dilanjutkan PKS 5,0 persen, NasDem 3,8 persen, PPP 3,3 persen, PAN 2,0 persen, Hanura 2,0 persen, Perindo 1,5 persen, PSI 0,2 persen, Partai Berkarya 0,1 persen, Partai Garuda 0,1 persen dan tidak menjawab 14,8 persen.

Qodari juga sempat memaparkan beberapa alasan publik memiliki partai politik. Mulai dari ketertarikan pada tokoh partai, partai nasionalis, ikut keluarga, hingga kedekatan dengan masyarakat.

"Alasan utama masyarakat memilih partai politik adalah suka dengan tokoh partainya 18,6 persen, partai nasionalis 15,2 persen, ikut keluarga 11,9 persen, pilihan sejak dulu 9,6 persen, dekat dengan rakyat 9,6 persen," terangnya.

Survei ini dilakukan sejak 15-23 November 2017 dengan margin of erorr kurang lebih 2,83 persen dan 95 persen tingkat kepercayaan. Metode penelitian multistage Random Sampling pada 1200 responden dengan usia minimal 17 tahun atau sudah menikah di 34 provinsi. Data survei diambil dengan berwawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner.

Melihat hasil survei itu, Politisi PDIP Maruarar Sirait mengatakan, sekarang ini masanya bagi PDIP untuk mengukir sejarah. Sebab hingga saat ini belum ada partai politik yang menang Pileg sejak awal reformasi secara berturut-turut dan PDIP, kata Maruarar, memiliki kesempatan tersebut.

"Ternyata tidak ada partai yang bisa menang dua kali berturut-turut pasca reformasi. Artinya memelihara kepercayaan jauh lebih sulit dari pada meraih kemenangan. nah ini waktunya PDIP membuat sejarah karena pemilu tinggal kurang lebih dua tahun lagi dan sekarang PDIP 30 persen jauh diatas partai lain dan jauh di atas perolehan 2014 lalu," ucap Maruarar.

Baca juga:
Indo Barometer: Jokowi-AHY 48,6 persen, Prabowo-Anies Baswedan 19,1 persen
KPU beri kesempatan 9 partai tak lolos verifikasi lengkapi berkas
Demokrat siapkan Agus Yudhoyono buat Pemilu 2019
Pemilu 2019, 4 parpol tak penuhi syarat minimal KPU Kota Kediri
'Prabowo sudah lama belum turun gunung'
Beraroma Pilpres, pemerintah petakan potensi konflik di Pilkada 2018
PKB sebut wacana Jokowi-OSO di Pilpres 2019 biar Hanura eksis

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.