Incar Ketua MPR, Gerindra Masih Lobi Partai Lain
Sekjen Gerindra itu mengungkapkan, sistem voting saat ini bakal berbeda dengan yang lalu. Karena tidak ada sistem paket. Kursi pimpinan telah diakomodir untuk semua fraksi partai dan DPD.
Calon pimpinan MPR dari Gerindra, Ahmad Muzani berharap Ketua MPR dipilih secara konsensus. Dia mengatakan, pihaknya masih gencar melakukan sosialisasi dan lobi agar dipilih sebagai Ketua MPR.
"Diharapkan konsensus, maka cara berpikir inu akan kami sosialisasikan dalam bentuk lobi-lobi, kan diharapkan," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/10).
Namun, menurutnya, voting tidak terelakkan. Karena, dalam tata tertib pemilihan Ketua MPR bisa melalui voting bila tidak tercapai konsensus.
"Tapi kan tatibnya mengatakan kalau konsensus tidak tercapai, maka tidak bisa bisa dihindari mekanisme voting," jelasnya.
Sekjen Gerindra itu mengungkapkan, sistem voting saat ini bakal berbeda dengan yang lalu. Karena tidak ada sistem paket. Kursi pimpinan telah diakomodir untuk semua fraksi partai dan DPD.
"Artinya siapapun yang akan jadi ketua maka orang yang ditunjuk akan tetap jadi wakil Ketua, dan yang kalah jadi wakil. Bila saya terpilih menjadi ketua, maka yang lain wakil ketua," ujarnya.
Muzani mengingatkan, ketua MPR diserahkan kepada partai penyeimbang dari koalisi pemerintah. Dia mengatakan, didukung fraksi dan teman partai sebagai ketua MPR.
"Fraksi mendorong saya untuk menjadi calon ketua MPR bila teman-teman MPR lainnya memberi support dan dukungan," tutupnya.
Baca juga:
Muzani Klaim Disambut Baik Koalisi Jokowi Jadi Ketua MPR
Tak Incar Ketua MPR, Ketua Fraksi PKS Bilang 'Masuk Pimpinan Saja Alhamdulillah'
PKB Tunggu Arahan Cak Imin Terkait Calon Pimpinan MPR
Gerindra Legowo Jika Ahmad Muzani Tak Terpilih Ketua MPR
Hidayat Nur Wahid Harap Ada Sosok Baru dari PKS di Posisi Pimpinan MPR
Akbar Tanjung Harap Calon Ketua MPR dari Golkar Diputuskan Lewat Musyawarah