LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ical Ungkap Alasan Bamsoet Mundur di Kantor Luhut

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) menceritakan, pertemuan Luhut Binsar Panjaitan, Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo (Bamsoet) di kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi. Dalam pertemuan itu, Bamsoet memutuskan mundur dari pencalonan Ketum Golkar.

2019-12-04 17:54:41
Munas Golkar
Advertisement

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) menceritakan, pertemuan Luhut Binsar Panjaitan, Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo (Bamsoet) di kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi. Dalam pertemuan itu, Bamsoet memutuskan mundur dari pencalonan Ketum Golkar.

Pertemuan partai politik di kantor negara itupun menjadi polemik. Kantor negara dinilai tak etis digunakan untuk kepentingan internal partai. Namun Aburizal Bakrie punya jawaban sendiri.

"Saya kemarin merasa sangat terharu, karena diajak ketua umum ke tempatnya Pak Luhut membicarakan masalah ekonomi, kenapa di tempatnya Pak Luhut? Ya Menko Maritim Menko ekonomi, kita berbicara masalah dan kita berbicara masalah ekonomi yang berat," kata Ical di Munas Golkar, Hotel Ritz-Carlton Kuningan, Jakarta, Selasa (4/12).

Advertisement

Menurutnya, keadaan ekonomi bisa bertambah berat jika keadaan politik tidak tenang. Oleh karena itu, Golkar sebagai salah satu partai yang mempengaruhi politik Indonesia harus menjalankan Munas dengan damai.

"Melihat dan berpikir tentang hal itu, Pak Bambang Soesatyo langsung menyatakan 'kalau begitu saya tidak ikut lagi dalam pencalonan ketua umum partai Golkar'," terang Ical.

Advertisement

Dengan itu, Bamsoet memilih mundur dari pencalonan ketum beringin. Sehingga Presiden Joko Widodo juga mengapresiasi saat berpidato di Munas Golkar kemarin.

"Keluar dari situ (ruangan pertemuan) beliau (Bamsoet) langsung bersama sama kami bertiga mengumumkan depan pers tentang hal itu sehingga kemarin presiden mengatakan baru masuk saja sudah sejuk," pungkasnya.

Maruf Amin Tak Setuju

Pertemuan itu juga dikritik oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Dia tak setuju kantor negara dipakai untuk kepentingan partai.

Ya sebenarnya, kalau untuk kepentingan partai tentu ya tidak menggunakan kantor pemerintah," kata Ma'ruf di Kantornya Jalan Merdeka Utara, Rabu (4/12).

Ma'ruf menyerahkan kepada Presiden Joko Widodo. Apakah akan menegur Luhut terkait penggunakan kantor kementerian untuk urusan Golkar. "Ya nanti Presiden saja," ungkap Ma'ruf.

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.