LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ibas: Demokrat Bukan Partai Genderuwo

Menurut Ibas, apa yang dilakukan kepala daerah itu hanya persoalan pilihan personal di bilik suara. Kader atau simpatisan Gerindra maupun PDIP sebagai partai yang kadernya sebagai capres juga belum tentu memilih pasangan yang diusung partainya.

2018-11-11 20:49:26
Edhie Baskoro Yudhoyono
Advertisement

Ketua Komisi Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menyampaikan partainya sangat demokratis dan tak mempersoalkan jika kepala daerah yang diusung partainya justru memilih capres-cawapres berbeda dari yang diusung partai pada Pilpres 2019 mendatang.

Menurut Ibas, apa yang dilakukan kepala daerah itu hanya persoalan pilihan personal di bilik suara. Kader atau simpatisan Gerindra maupun PDIP sebagai partai yang kadernya sebagai capres juga belum tentu memilih pasangan yang diusung partainya.

"Apakah partai PDIP Perjuangan dan Gerindra seratus persen kadernya atau simpatisannya juga akan mendukung hal yang sama? Belum tentu. Kembali ke masing-masing pribadi kan, datang ke bilik," jelasnya di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Minggu (11/11).

Advertisement

Dia menjelaskan, survei internal partainya menyatakan bahwa mayoritas kader akan memilih Prabowo-Sandi. Tapi ada juga yang memilih Jokowi karena faktor wilayah dan kultural. Bagi kadernya yang memilih Jokowi-Ma'ruf, pihaknya tak akan memberi sanksi.

"Sekarang kita tidak bisa memberikan punishment. Kita hanya bisa menyerukan, tapi kalau memberikan punishment tidak bisa," jelasnya.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini menegaskan Demokrat bukanlah partai Genderuwo. Demokrat ini berpolitik secara cerdas dan membangun.

Advertisement

"Maksudnya saya ingin bilang Partai Demokrat bukan partai Genderuwo. Demokrat ingin memainkan politik yang cerdas, politik yang membangun dan politik yang ingin mengajak pada masyarakat. Ada opsi-opsi kok, ada partai-partai yang lain, bukan hanya dua partai; PDI Perjuangan dan Gerindra. Ada di sini Partai Demokrat. Berilah satu kesempatan yang sama," kata dia.

Walaupun saat ini partainya berada di luar pemerintahan atau oposisi, komitmennya tetap sama yaitu memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara. Jika ada yang perlu dikritisi dari kinerja pemerintah, pihaknya tak enggan melontarkan kritik. Begitu juga jika ada pencapaian, pihaknya juga kerap memberikan apresiasi.

"Kita selalu fokus. Kita bela yang baik dan kita kritisi yang belum. Kita apresiasi yang sudah benar, tapi kita terus memberikan saran bila mana itu belum tercapai," pungkasnya.

Baca juga:
SBY Minta Tak Dikaitkan Century dan Hambalang: Saya Menahan Emosi 10 Tahun
Sekjen Demokrat di Hadapan Caleg: Kami Nyatakan Selesailah Kasus Century
Ibas: Caleg Demokrat Konsentrasi Memenangkan Diri Sendiri
Demokrat Soal Politik Genderuwo: Mari Kita Bicara Tentang Program
AHY: Kami Tetap Fokus untuk Bisa Menyukseskan Caleg

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.