LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Humphrey Djemat: Kami Tidak Ingin PPP Hilang Dari Sejarah

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat mengatakan, PPP tak boleh hilang dari sejarah. Oleh karena itu, ia tak ingin ada tawar menawar dalam menyatukan PPP.

2019-11-29 17:08:49
PPP
Advertisement

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat mengatakan, PPP tak boleh hilang dari sejarah. Oleh karena itu, ia tak ingin ada tawar menawar dalam menyatukan PPP.

"Kami tidak menginginkan PPP hilang dalam sejarah. Karena itu, pesan penyatuan tidak bisa ditawar," kata Humphrey di Kantor PARA Syndicate, Jakata Selatan, Jumat (29/11).

Dia sudah melakukan pertemuan dengan Plt Ketua Umum PPP Muktamar Pondok Gede, Suharso Monoarfa. Hal itu dilakukan untuk mempertahankan eksistensi PPP.

Advertisement

"Komitmen harus menjadi partai yang memegang prinsip mendekat ke yang benar menjauhi yang tidak benar," ungkapnya.

Ia pun mengaku akan menjadikan PPP sebagai partai yang bersih. Terlebih, ia tak ingin ada pimpinan partai yang justru terlibat kasus dugaan korupsi seperti eks ketua umum, Romahurmuziy alias Romy.

"Godaan terberat nanti dari ketua umum ya. Bagaimana dikatakan bersih, kalau ketumnya jadi bagian," jelasnya.

Advertisement

Ia pun juga ingin agar PPP kembali menjadi partai yang dapat mengayomi semua pihak dalam hal apapun. Ia pun mengutuk dan menolak kehadiran oknum dalam struktur PPP yang ingin memecah partai dan hanya ingin mencari keuntungan sendiri atau oportunis transaksional.

"Jadi, partai Islam yang rahmatan lil alamin. Mesti ada pemberdayaan ke pesantren, itulah yang membuat saya terus di politik," tutupnya.

Baca juga:
Mendagri Diminta Temui FPI Minta Penjelasan Konsep Khilafah Islamiyah
Wacana Amandemen UUD 1945, Kegaduhan Sistem Pemilihan dan Masa Jabatan Presiden
PPP Minta Fraksi di DPR Tak Buru-buru Bersikap Soal Usulan Presiden Dipilih MPR
PPP Nilai Pemberian Grasi ke Eks Gubernur Riau Annas Maamun Tak Perlu Diributkan
Pejabat Rangkap Jabatan, Dinilai Tak Optimal Jalankan Kebijakan
Seskab Bantah Humphrey Soal Calon Menteri Setor Rp500 M ke Parpol

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.