Hindari 'Gorengan Politik', Alasan Prabowo Belum Mau Bertemu Jokowi
Komoditas politik, lanjut Dahnil, diartikan sebagai ruang kompromi terkait dengan fakta kecurangan, dan ketidakadilan. Dahnil menjelaskan, Prabowo sangat anti dengan kompromi terhadap hal yang dapat menurunkan poin demokrasi.
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02, Dahnil Anzar menyatakan, Capres Prabowo Subianto sangat terbuka bila ada ajakan bertemu Presiden Joko Widodo. Hanya saja, Dahnil menegaskan pertemuan tidak dalam komoditas politik.
"Prinsipnya bertemu itu kan enggak ada masalah, silakan Pak Prabowo terbuka. Yang kita ndak mau itu kalau pertemuan itu digunakan sekadar formalitas persepsi politik," jelas Dahnil di Rumah Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (23/5).
Komoditas politik, lanjut Dahnil, diartikan sebagai ruang kompromi terkait dengan fakta kecurangan, dan ketidakadilan. Dahnil menjelaskan, Prabowo sangat anti dengan kompromi terhadap hal yang dapat menurunkan poin demokrasi.
"Bagi Pak Prabowo itu point of no return. Kita ndak akan berkompromi terhadap upaya perusakan kualitas demokrasi melalui kecurangan," tegas Dahnil.
Intinya, menurut Dahnil, pertemuan Prabowo dan Jokowi dalam kapasistas silaturahim adalah hal yang bisa dilakukan kapan saja. Pintu Hambalang ataupun Kertanegara selalu terbuka bagi siapapun tamunya.
"Kapan pun Pak Jokowi silaturrahim, Pak Prabowo itu welcome, selama itu tidak dalam bingkai persepsi politik dan gorengan politik, itu yang dihindari," tandas Dahnil.
Baca juga:
Batal Ajukan Gugatan ke MK Hari ini, BPN Dinilai Makin Kelihatan Tak Punya Bukti
TKN sebut Jokowi Ingin Segera Bertemu Prabowo, Tapi Sikap BPN yang Buat Tertunda
Inilah Profil Tim Hukum Prabowo dan Jokowi Akan Beradu di MK
Otto Hasibuan Temui Prabowo di Kertanegara, Bahas Persiapan Sengketa ke MK?
Mahfud MD Sebut Prabowo Bisa Menang Sengketa Pilpres di MK Asal Punya Bukti Kuat
Rekonsiliasi Pascapemilu, Ormas Pemuda Siap Jembatani Pertemuan Jokowi-Prabowo
Prabowo: Terkadang Dalam Perjuangan Kita Harus Mundur, Tidak Berarti Kalah