Hasto Kristiyanto: Individualisme tidak mendapatkan tempat di PDIP
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengutip pidato Presiden Jokowi pada perayaan HUT PDIP ke-45 beberapa waktu lalu. Hanya satu kata yang membuat PDIP tetap eksis sampai sekarang yakni gotong royong.
Rakernas III PDI Perjuangan di Bali pada 23 Februari-25 Februari menegaskan semangat gotong royong sebagai jiwa dan kepribadian bangsa.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengutip pidato Presiden Jokowi pada perayaan HUT PDIP ke-45 beberapa waktu lalu. Hanya satu kata yang membuat PDIP tetap eksis sampai sekarang yakni gotong royong.
"Gotong royong terjadi karena semangat kolektivitas untuk kepentingan bangsa dan negara. PDI Perjuangan sebagai Partai Ideologi berdasarkan Pancasila selalu mengedepankan semangat gotong royong. Bagi kami berpartai adalah mengabdi pada kepentingan kolektif bangsa, bukan orang perorang. Karena itulah individualisme tidak mendapat tempat di PDI Perjuangan," kata Hasto di Bali, Jumat (23/2).
Dengan semangat gotong royong, lanjut dia, maka Partai mampu bertahan menghadapi situasi yang sangat sulit sekalipun. Dia menambahkan, Partai terus menata diri, memperbaiki diri, dan memerhebat kaderisasi kepemimpinan partai, dengan tuntutan terhadap standar moral dan etika yang semakin tinggi.
Kata dia, kesadaran ideologis terus ditanamkan sehingga kader Partai diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat dimana dia ditugaskan.
"Dengan semangat gotong royong pula, strategi pemenangan pemilu dilakukan. Dampaknya beban biaya politik calon berhasil ditekan," tutup dia.
Baca juga:
Dalam Rakernas III, PDIP putuskan usung Jokowi jadi capres di 2019
Berkemeja merah, Jokowi hadiri Rakernas PDIP di Bali
Soal MD3, PDIP cerita Megawati pernah tolak teken UU disahkan DPR
Rakernas III PDIP konsolidasi terakhir jelang pilpres, bahas 5 strategi ini
PDIP sebut AHY ingin berdialog dengan Megawati