LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Hanya Cak Imin muncul di bursa Cawapres dinilai belum terjadi krisis kepemimpinan

Munculnya nama Cak Imin dalam bursa pilpres 2019 dinilai akan mendorong calon-calon lain berani menampakkan diri dan ikut mencalonkan. Misalnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan

2018-01-31 09:06:43
Pilpres 2019
Advertisement

Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyebutkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai sosok potensial sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2019. Dalam beberapa hari terakhir, hanya muncul nama pria yang akrab disapa Cak Imin tersebut. Sementara, sosok lain belum muncul ke publik.

Namun, hal ini dinilai belum terjadi krisis kepemimpinan di tanah air. "Bahkan tak tertutup kemungkinan akan bermunculan calon-calon alternatif," kata peneliti senior Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro saat dihubungi, Rabu (31/1).

Menurut dia, munculnya Cak Imin dan figur alternatif nantinya akan menjadi positif untuk kelangsungan praktik demokrasi partisipatoris, yakni dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat.

Advertisement

"Ini sekaligus membantah argumen yang mengatakan bahwa Indonesia sedang mengalami krisis kepemimpinan karena sulit mencari calon pemimpin dalam pilpres," ujar perempuan yang akrab disapa Wiwiek ini.

Munculnya nama Cak Imin dalam bursa pilpres 2019 dinilai akan mendorong calon-calon lain berani menampakkan diri dan ikut mencalonkan. Misalnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.

"Bisa jadi Ketua Umum PAN akan mencalonkan diri mengingat pada pemilu 2014 PAN juga mengusung Ketumnya menjadi cawapres mendampingi capres Prabowo," simpulnya.

Advertisement

Selain itu, dia melihat munculnya Cak Imin sebagai kandidat cawapres direspon oleh Presiden Joko Widodo dengan mengundang ke acara peresmian kereta bandara beberapa waktu lalu.

"Jokowi mencoba bangun komunikasi politik yang mungkin terasa kurang efektif belakangan ini," katanya.

Sementara PKB, sejak awal adalah partai pengusung Jokowi-JK di pilpres 2014. Dia menilai, secara politik, kekecewaan PKB tak boleh akumulatif karena ini akan menimbulkan keretakan hubungan yang justru tak menguntungkan ke depan.

Seperti diketahui, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terkait calon presiden dan wakil presiden dalam Pemilu 2019. Hasil survei LSI memunculkan nama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin pendapatkan persentase tertinggi sebagai calon wapres terkuat dari kalangan muslim.

"Jadi memang Cak Imin berada di tingkat pertama," kata Peneliti LSI Taufik Febri, di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (27/1).

Cak Imin mendapatkan persentase suara sebesar 14,9 persen. Lebih tinggi dari empat calon lainnya yakni Ketum PAN Zulkifli Hasan dengan 3,8 persen, Ketua DPD Demokrat yang saat ini menjabat Gubernur NTB TGB M Zainul Majdi 2,2 persen, Presiden PKS Sohibul Iman 1,9 persen, dan Ketum PPP Romahurmuzy 1,1 persen. Sementara 76,1 persen responden menjawab tidak tahu, tidak jawab, rahasia, atau belum memutuskan.

Baca juga:
Jaksa Agung akui sulit usut politik uang di Pemilu karena tertutup & terorganisir
Caleg artis atau bukan, biar rakyat menentukan
Lengkapi syarat verifikasi faktual, kader perempuan PKPI hadir ke KPU
Hari ini KPU verifikasi parpol di kabupaten/kota hingga Kamis 1 Februari
JK sebut Pilpres 2019 bisa diikuti tiga atau empat calon

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.