Hanafi Rais Gelar Zikir Sambut Tahun Baru: Beda Pilihan, tapi Disatukan oleh Hati
"Saya melihat tidak semuanya dikaitkan dengan kampanye. Itu ada waktunya sendiri, tempatnya sendiri. Disini memang murni untuk ngaji, untuk berdzikir, untuk berdoa bersama, dan momentumnya pas untuk itu," kata Hanafi Rais.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Hanafi Rais menggelar acara bertajuk 'Dzikir Bersama Untuk Indonesia' untuk menyambut Tahun Baru 2019. Hanafi berharap acara tersebut membawa keberkahan bagi negeri.
"Saya melihat ini suasana kebatinan kira memang terpanggil sekarang ini dengan banyaknya kejadian, bencana, zikir itu lebih pas dan saya lebih senang dengan acara seperti ini karena ya kita bisa dipersatukan dengab doa dan itu bisa diterima dengan semuanya. Jadi semoga dengan adanya ini ada keberkahan," kata Hanafi Rais, Senin (31/12/2018) malam.
"Tentu dengan zikir bersama ini harapan kita Indonesia yang akan datang lebih baik, lebih diberkahi, lebih dilindungi oleh Allah SWT, dijauhkan dari marabahaya, dijauhkan dari mala petaka, dan tentu masyarakat juga bisa sejahtera, keadilan hadir di tengah masyarakat kita, dan momentum ke depan itu tentu sangat penting kalau kita bisa bermuhasabah malam ini," tambah anak Amien Rais ini.
Selain memiliki tujuan untuk mendoakan Indonesia, lanjut dia, kegiatan itu juga bertujuan untuk merangkul dua kubu dalam ajang pilpres 2019 mendatang. Bagi Hanafi, meski berbeda pilihan namun kita semua bisa disatukan oleh hati.
"Ya kita zikir itu tidak mengenal kubu-kubuan. Jadi siapapun bisa berdzikir, siapapun bisa berdoa. Kalau pun berbeda sikap, berbeda pilihan, tapi bisa disatukan oleh hati. Saya ingat peribahasa, apa yang terungkap dari hati Insha Allah diterima juga dihati," kata dia.
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional ini menyebut bahwa dirinya tak takut jika ini disebut menjadi ajang kampanye. Pasalnya, acara ini murni acara keagamaan dan tidak ada slogan-slogan kampanye. Dan ia berharap agar segala sesuatu untuk kebaikan tak dikaitkan dengan agenda politik.
"Saya melihat tidak semuanya dikaitkan dengan kampanye. Itu ada waktunya sendiri, tempatnya sendiri. Disini memang murni untuk ngaji, untuk berdzikir, untuk berdoa bersama, dan momentumnya pas untuk itu," kata Hanafi Rais.
Saat disinggung mengenai polemik perpecahan di tubuh PAN, Hanafi menjawabnya dengan diplomatis.
"Kalau itu (permintaan Amien Rais untuk mundur) kan masalah internal. Jadi tentu nanti ada aturannya sendiri. Dan saya kira itu bukan perpecahan juga kok. Sampai saat ini PAN tetap solid," pungkas Hanafi.
Baca juga:
Amien Rais Sebut 5 Pendiri PAN yang Mendesaknya Mundur Adalah Para Pendukung Jokowi
Sandiaga Pastikan Konflik Amien Rais dan Pendiri PAN Tak Ganggu Kesolidan Timses
Banyak Kader Mundur dari DPP, Waketum PAN Sebut Hal Biasa & Bukti Pengkaderan Jalan
Fadli Zon Nilai Gejolak di Internal PAN Tak Ganggu Kinerja Timses Prabowo-Sandi
Fadli Nilai Pendiri PAN Parasit Demokrasi Karena Minta Amien Rais Mundur
Eks Ketua DPP PAN Kritik Faldo Maldini: Yang Muda-Muda Masih Ingin Cari Panggung