Habiburokhman Bangga Prabowo Gebrak Podium Kampanye
Juru Bicara (Jubir) BPN, Habiburokhman justru bangga dengan aksi gebrak podium Prabowo. Habiburokhman menceritakan kekagumannya pada Prabowo. Dia mengaku bergabung ke Gerindra karena pernah melihat Prabowo berpidato yang disertai aksi gebrak podium.
Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto menggebrak podium saat berkampanye di Yogyakarta. Aksi gebrak podium itu kemudian ramai dijadikan meme dan beredar di media sosial. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi tak mempersoalkan berbagai meme tersebut. Juru Bicara (Jubir) BPN, Habiburokhman justru bangga dengan aksi gebrak podium Prabowo.
Menurutnya, aksi gebrak podium itu karena persoalan bangsa. Mulai dari korupsi, jual beli jabaran, politik uang, hingga kebocoran anggaran. Prabowo tidak pernah marah hanya karena disinggung persoalan pribadi.
"Pak Prabowo itu saya bangga, saya terkesan melihat adegan tersebut. Bahkan saya merasa semakin semangat karena beliau marah," jelasnya ditemui di Bawaslu RI, Kamis (11/4).
Habiburokhman menceritakan kekagumannya pada Prabowo. Dia mengaku bergabung ke Gerindra karena pernah melihat Prabowo berpidato yang disertai aksi gebrak podium. Aksi gebrak podium itu dinilai sebagai bukti Prabowo seorang pemimpin tegas.
"Bahkan saya dulu aktivis, saya masuk Gerindra setelah melihat Pak Prabowo pidato gebrak-gebrak podium. Ini memang pemimpin yang tegas. Dalam soal-soal kebangsaan kita harus tegas," ujarnya.
Dia meyakini, meski banyak meme-meme yang beredar, para pemilih tak akan terpengaruh. Karena, masyarakat tahu bahwa Prabowo adalah orang yang ikhlas.
"Orang tahu beliau orang yang ikhlas, orang yang genuine, orang yang jujur, yang bersikap apa adanya. Beliau marah terhadap kondisi bangsa ini ya silakan," kata dia.
Dia lantas membandingkan kemarahan Prabowo dengan Jokowi. Menurut dia, kemarahan Jokowi karena persoalan pribadi yang menyerang dirinya seperti difitnah.
"Pak Jokowi karena persoalan pribadi. Dijelek-dijelekkan, difitnah, referensinya ke arah pribadi. Pak Prabowo enggak pernah baper. Difitnah penculik, difitnah kerusuhan, difitnah khilafah, difitnah kurang Islam malah bercanda-canda. Tapi kalau sudah soal bangsa beliau marah," jelasnya.
Habiburokhman mengklaim, ketegasan yang ditunjukkan Prabowo itu justru banyak dipuji. Karena banyak juga pejabat tegas yang disukai masyarakat seperti Susi Pudjiastuti.
"Enggak akan mempengaruhi (publik) dan hanya bisa mempengaruhi orang yang memang tidak suka sama Pak Prabowo. Enggak ada masalah," ucapnya.
Baca juga:
Ganjar Tegaskan Tak Hanya Prabowo, Jokowi Juga Dilarang Kampanye di Simpang Lima
Direktur Para Syndicate Sebut Elektabilitas Kedua Capres-Cawapres Cenderung Naik
Sebut Fadli Zon & AHY, Prabowo Minta Parpol Siapkan Kader Buat Jadi Menteri
Soal DNA Soekarno Dalam Diri Prabowo, PDIP Nilai Amien Rais Mengada-ada
Sindir Survei yang Bohongi Rakyat, Prabowo Yakin Elektabilitasnya Capai 63%
Rachmawati: Burung Merpati, Burung Gelatik, Jokowi Diganti, Prabowo Dilantik