Guspardi: PAN Tidak Terganggu Kehadiran Partai Ummat
Guspardi menyindir adanya nuansa oligarki di Partai Ummat karena menantu Amien didapuk menjadi Ketua Umum Partai Ummat, yakni Ridho Rahmadi sementara Amien Rais sendiri menjadi Ketua Majelis Syuro.
Anggota Fraksi PAN DPR RI, Guspardi Gaus, mengatakan partainya tidak merasa terganggu dan tersaingi dengan kehadiran Partai Ummat. Partai Ummat sudah dideklarasikan oleh Amien Rais pada Kamis (29/4) kemarin di Yogyakarta.
"Setiap warga negara berhak mendirikan sebuah partai. Tinggal bagaimana menjadi suatu organisasi politik yang mampu mewadahi aspirasi masyarakat lewat pemilu," kata Guspardi di Jakarta. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (30/4).
Namun, Guspardi mengingatkan bahwa syarat untuk menjadi partai peserta pemilu tidak mudah. Apalagi untuk sampai mendapat kursi di DPR RI.
Dia mengatakan, partai harus memenuhi ambang batas parlemen atau "parliamentary threshold" yang telah disyaratkan Undang-Undang dan Partai Ummat harus melewati ketentuan tersebut.
"Untuk menjadi peserta pemilu tentu harus dipenuhi pula persyaratan-persyaratan untuk menjadi partai politik peserta pemilu. Untuk bisa berada di Senayan harus bisa memenuhi 'parliamentary threshold' dan biasanya partai baru sulit dan susah untuk bisa capai hal demikian," ujarnya.
Selain itu, Guspardi menyindir adanya nuansa oligarki di Partai Ummat karena menantu Amien didapuk menjadi Ketua Umum Partai Ummat, yakni Ridho Rahmadi sementara Amien Rais sendiri menjadi Ketua Majelis Syuro.
Menurut dia masyarakat bisa menilai sendiri apakah partai tersebut mempraktikan oligarki atau tidak, karena ketua umum merupakan menantu dari ketua majelis syuro.
"Karena ini menantu Pak Amien, masyarakat akan menilai apakah praktik oligarki atau partai dibentuk dalam sistem kerajaan telah berlaku pada Partai Ummat. Tentu masyarakat sudah cerdas, kita persilakan masyarakat menilai," katanya.
Sebelumnya, Tokoh Reformasi 1998 Amien Rais secara resmi mendeklarasikan pendirian Partai Ummat di Yogyakarta, Kamis bertepatan pada 17 Ramadhan 1442 Hijriah, demikian informasi dari akun Youtube Amien Rais Official.
"Atas nama para pendiri, para pimpinan, para kader, dan anggota Partai Ummat, pada 17 Ramadhan 1442 Hijriah, bertepatan dengan 29 April 2021 Masehi, Bismillahirahmanirahim, saya deklarasikan kelahiran Partai Ummat di persada Bumi Pertiwi Indonesia yang kita cintai bersama," kata Amien Rais sebagaimana dipantau di Jakarta, Kamis (29/4).
Baca juga:
PAN Soal Menantu Amien Rais Jadi Ketum Ummat: Publik akan Menilai Praktik Oligarki
Ketum Buka Peluang Anak Amien Rais di PAN Menyeberang ke Partai Ummat
Neno Warisman dan Buni Yani Bergabung, Ketum Ummat Tegaskan Bukan Barisan Sakit Hati
Ketua Umum Bantah Amien Rais Melakukan Politik Dinasti di Partai Ummat
Jadi Ketua Partai Ummat, Ridho Rahmadi Fokus Urus Pengesahan Kemenkum HAM